
Halmahera Selatan,Maluku Utara STARBPKNEWS id.Masyarakat Desa Tapa Obi Utara, Kabupaten Halmahera Selatan meminta kepada inspektorat untuk audit Kepala desa Tapa yang tidak transparan dalam menggunakan anggaran dana desa.
Saudara Ferdinan Malaku diduga tidak transparan dalam mengelola Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD). Selama satu periode menjabat, tidak ada satu pun pembangunan yang signifikan di desa tersebut. ada pembangunan fisik yang anggarannya sudah di cairkan Namun tidak dibangun sampai sekarang,
Hal ini menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat Desa Tapa. Mereka mengeluhkan buruknya infrastruktur desa yang hingga kini tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah desa.
Sebagai bentuk transparansi pengelolaan anggaran Desa dan dapat diartikan sebagai bagian dari suatu sistem pengelolaan keuangan Daerah yang menyediakan informasi keuangan yang terbuka bagi masyarakat Desa, sebagaimana telah diatur dalam UUD 1945 pasal 28 F, UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan UU No. 6 Tahun 2014 pasal 82 dan 86 tentang Desa.
Kami masyarakat Desa Tapa sangat berharap kepada Pemerintah dalam hal ini Inspektorat Halmahera Selatan untuk segera mengaudit kepala Desa Tapa, jika terbukti adanya penyalagunaan anggaran ADD/DD, maka pemerintah harus mengadili sesuai dengan hukum yang berlaku, serta aset – aset yang dibelanjakan menggunakan hasil dana desa perlu di sita dan dikembalikan menjadi aset negara atau dikelola oleh desa.
Hingga berita ini di tayangkan, belum ada keterangan dari Kepala Desa Tapa Obi barat terkait Penyalahgunaan Anggaran Desa.saat di hubungi melalui via telpon pribadinya sedang bernada ( tidak aktif ).”
( S.A )


