Manado, starbpknews.id– Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-41 Jellytha Matu, pemilik rumah makan Kenyang yang terletak di Jalan Lumimuut, Kecamatan Tikala, Manado. Acara sederhana namun penuh makna ini dihadiri oleh sejumlah komunitas LSM, wartawan Sulawesi Utara (Sulut), serta rekan-rekan sejawat. Tampak jelas bahwa momen ini bukan sekadar perayaan, melainkan juga wujud solidaritas di antara insan pers dan komunitas lokal.
Rumah makan Kenyang, yang dikenal sebagai tempat nongkrong favorit awak media, menjadi saksi bisu kebahagiaan pemiliknya yang merayakan pertambahan usia. Setiap harinya, tempat ini ramai dikunjungi, terutama oleh jurnalis yang kerap menghabiskan waktu sambil menikmati hidangan lezat. Pada Jumat sore itu, nuansa kebersamaan semakin terasa dengan kehadiran para tamu undangan yang memadati lokasi.
Wisye Maramis, wartawan dari CorongVisual.com, menyatakan bahwa perayaan ini mencerminkan kekuatan ikatan antarinsan pers. “Di sinilah rasa kebersamaan dan solidaritas terbentuk dengan baik. Bukan soal kemewahan acaranya, tetapi makna di balik pertemuan ini yang sungguh berharga,” ujarnya. Menurutnya, momen seperti ini mempererat hubungan profesional sekaligus persahabatan di antara mereka yang hadir.
Ucapan selamat dan doa mengalir deras untuk Jellytha Matu. Rekan-rekannya menyampaikan harapan agar tahun ini membawa lebih banyak berkah, kebahagiaan, dan kesuksesan. “Semoga setiap langkahmu diberi kemudahan, setiap impian diwujudkan, dan hatimu selalu dipenuhi kedamaian,” demikian salah satu doa yang disampaikan. Pesan ini menggambarkan betapa Jellytha dihargai tidak hanya sebagai pengusaha, tetapi juga sebagai bagian dari komunitas.
Suami tercinta, Stevi Tumbelaka, beserta anak-anak mereka, Arya dan Andro, turut menyampaikan ungkapan kasih sayang. “Kehadiranmu selalu mewarnai hidup kami dengan kebahagiaan. Semoga kita selalu bersama dalam suka dan duka,” kata Stevi. Keluarga menjadi penyemangat utama dalam perjalanan hidup Jellytha, baik dalam bisnis maupun kehidupan sehari-hari.
Robby Wowor dan Matius Ratulangi, yang turut hadir, memberikan refleksi mendalam tentang arti bertambahnya usia. “Ini bukan sekadar tentang angka, tetapi tentang pelajaran, kenangan, dan kematangan jiwa,” ujar Robby. Pesan ini mengingatkan semua yang hadir bahwa ulang tahun adalah momen untuk berefleksi dan bersyukur atas segala pencapaian serta tantangan yang telah dilalui.
Wartawati senior Debby Assa dan Fonny Raranta juga berbagi kata-kata bijak. “Hidup adalah hadiah, dan ulang tahun adalah pengingat untuk mensyukurinya,” kata Debby. Pesan sederhana ini mengajak semua orang untuk terus berbuat baik dan memberikan yang terbaik dalam setiap kesempatan.
Di tengah keceriaan, Jellytha tak lupa menyampaikan ucapan untuk dirinya sendiri. “Terima kasih telah bertahan melewati semua rintangan. Aku bangga dengan perjalananku dan siap menyambut tahun yang lebih baik,” ujarnya. Sikap optimis ini menjadi inspirasi bagi banyak orang yang mengenalnya.
Acara yang berlangsung sederhana ini ditutup dengan harapan akan terus terjalinnya silaturahmi di antara semua yang hadir. Rumah makan Kenyang, yang sudah menjadi simbol kebersamaan, kembali membuktikan bahwa momen spesial seperti ulang tahun bisa menjadi ajang memperkuat ikatan sosial.
Perayaan HUT ke-41 Jellytha Matu bukan sekadar pesta, melainkan bukti nyata bahwa kebersamaan dan solidaritas adalah hal paling berharga dalam hidup. Di antara hidangan lezat dan tawa rekan-rekan, malam itu menjadi pengingat bahwa kebahagiaan sejati terletak pada hubungan yang tulus dengan orang-orang terdekat. (Welly Mamonto)




