Kapolres Jombang Beri Penghargaan Personel Berprestasi, Tegaskan Komitmen Zero Miras dan Kesiapan Amankan Muktamar NU ke 35*

 

 

Starbpknews.id

JOMBANG – Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR memberikan penghargaan (reward) kepada sejumlah personel Polres Jombang yang dinilai berprestasi dan menunjukkan dedikasi tinggi dalam pelaksanaan tugas. Penghargaan tersebut diserahkan usai apel pagi di Lapangan Polres Jombang, Senin (3/8/2026).

 

Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pimpinan terhadap kinerja anggota sekaligus menjadi motivasi agar seluruh personel terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan semangat pengabdian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

 

Sebanyak sembilan personel menerima penghargaan dalam berbagai kategori prestasi. Pada kategori pengungkapan minuman keras (miras) terbanyak di jajaran Polsek selama Semester I Tahun 2026, penghargaan diberikan kepada Polsek Peterongan sebagai peringkat pertama, disusul Polsek Gudo di peringkat kedua dan Polsek Diwek di peringkat ketiga.

 

Sementara itu, penghargaan atas konsistensi Tim Saber Miras Polres Jombang dalam pengungkapan kasus miras Semester I Tahun 2026 diberikan kepada Ipda Satria Ramadhan selaku Kanit 1 Satresnarkoba Polres Jombang.

 

Di bidang kehumasan, Brigpol Zaenal Chamami, Bamin Sie Humas Polres Jombang, menerima penghargaan atas prestasinya meraih peringkat III keaktifan pengiriman berita SPIT (Sistem Pengelolaan Informasi Terpadu) Polres jajaran Polda Jawa Timur.

Penghargaan juga diberikan kepada Aipda Siono, Ps. Kasubnit Unit Dalmas 2 Satsamapta Polres Jombang, atas dedikasinya sebagai pelatih bela diri Polri sekaligus peraga dalam rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke 80 Polres Jombang.

 

Sedangkan penghargaan kategori penampilan terbaik pada peringatan Hari Bhayangkara ke 80 Tahun 2026 diberikan kepada Aipda Junaidi dari Turjawali Satsamapta Polres Jombang, Bripda Tegar Prakoso, Banit Satreskrim Polres Jombang, serta Bripda Andre Syah Mutiara Sakti, Banit Satreskrim Polres Jombang.

 

Dalam amanatnya, AKBP Ardi Kurniawan menegaskan bahwa penghargaan bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi pemacu semangat bagi seluruh personel untuk terus menghadirkan prestasi melalui kerja nyata, disiplin, dan loyalitas terhadap institusi.

 

Kapolres kembali menegaskan komitmen Polres Jombang dalam menjalankan Program Zero Miras yang telah dilaksanakan secara konsisten sejak Januari 2025. Menurutnya, peredaran minuman keras merupakan salah satu faktor utama yang memicu berbagai tindak kriminal dan gangguan kamtibmas di tengah masyarakat.

 

“Hingga tahun 2025, Polres Jombang berhasil mengamankan sebanyak 30.763 botol minuman keras berbagai merek. Sementara pada periode Januari hingga Juni 2026 telah diamankan lebih dari 7.000 botol. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari konsistensi seluruh personel dalam memberantas peredaran minuman keras,” ujar Kapolres.

 

Ia mengingatkan seluruh anggota agar tidak bermain-main ataupun mengambil keuntungan dari peredaran minuman keras. Setiap pelanggaran, tegasnya, akan ditindak sesuai aturan yang berlaku tanpa pandang bulu.

 

Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa pemberantasan minuman keras bukan hanya bagian dari penegakan hukum, tetapi juga merupakan upaya menjaga marwah Kabupaten Jombang sebagai Kota Santri. Seluruh jenis minuman keras, baik arak, tuak maupun jenis lainnya, harus diberantas demi menjaga nilai-nilai keagamaan, ketertiban umum, serta mewujudkan lingkungan yang aman dan kondusif.

 

Menurutnya, konsistensi pelaksanaan razia miras telah memberikan dampak nyata terhadap penurunan angka kriminalitas di Kabupaten Jombang. Jika pada awal tahun 2025 masih banyak terjadi kasus pembunuhan, begal, pengeroyokan, hingga perkelahian yang dipicu konsumsi miras, maka setelah program pemberantasan dilakukan secara berkelanjutan, angka kriminalitas mengalami penurunan yang signifikan.

 

Bahkan, pada periode Agustus hingga November 2025, Kabupaten Jombang tercatat sebagai salah satu daerah dengan kondisi keamanan yang dinilai baik di tingkat nasional.

 

Kapolres menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polres Jombang maupun Polsek jajaran yang selama ini tetap konsisten mendukung Program Zero Miras. Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras, kekompakan, dan dedikasi seluruh anggota dalam menjaga keamanan masyarakat.

 

Selain itu, AKBP Ardi Kurniawan menekankan pentingnya latihan sebagai kunci keberhasilan pelaksanaan tugas kepolisian. Menurutnya, kemampuan personel tidak lahir secara instan, melainkan melalui latihan yang disiplin, berulang, dan berkesinambungan.

 

Hal tersebut, kata dia, terbukti dari penampilan simulasi personel pada peringatan Hari Bhayangkara ke 80 yang mampu tampil maksimal berkat persiapan dan latihan yang matang.

 

Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke 35 yang akan digelar pada 27–31 Agustus 2026 di Kabupaten Jombang, Kapolres meminta seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan untuk terus meningkatkan kemampuan sesuai fungsi masing-masing.

 

Pengamanan, menurutnya, harus dilaksanakan secara profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Mengingat muktamar tersebut akan dihadiri para ulama, kiai, gus, santri, serta tamu dari berbagai daerah bahkan mancanegara, kesiapan personel menjadi faktor yang sangat menentukan keberhasilan pengamanan.

 

Melalui pemberian penghargaan ini, diharapkan semangat kompetisi positif di lingkungan Polres Jombang semakin tumbuh, sehingga seluruh personel terdorong untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, serta mendukung suksesnya penyelenggaraan Muktamar NU ke 35. Keberhasilan tersebut sekaligus diharapkan semakin memperkuat citra Kabupaten Jombang sebagai Kota Santri yang aman, tertib, religius, dan menjadi contoh dalam menjaga stabilitas keamanan di tingkat nasional.

 

“Mari kita jaga konsistensi dalam memberantas minuman keras, tingkatkan profesionalisme melalui latihan yang berkelanjutan, serta sukseskan pengamanan Muktamar NU ke 35 demi menjaga keamanan dan nama baik Kabupaten Jombang sebagai Kota Santri,” tegas AKBP Ardi Kurniawan.Apabila diinginkan, naskah ini juga dapat diadaptasi ke format rilis media cetak atau portal berita online dengan gaya yang lebih tajam dan memiliki lead yang lebih kuat.

(Red-Ad1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *