
Payakumbuh – starbpknews.id
Memperingati hari ulang tahun (HUT) Kota Payakumbuh ke-54 tahun 2024, Forum Seni dan Budaya Payakumbuh Limapuluh Kota (FSB Paliko) kembali menggelar khitanan massal gratis khusus bagi warga kurang mampu, anak-anak yatim piatu serta penyandang disabilitas, Sabtu (21/12/2024) pukul 13.00 WIB, di coffe City Cafe (CC) simpang Benteng, Jl. Ade Irma Suryani, kota Payakumbuh.
Diterangkan Sertu Zikran, Presidium FSB-Paliko melalui Ari Firmansyah didampingi sekretaris Desi Susanti kepada awak media di lokasi, khitanan massal gratis ini sudah ke-8 kali kita gelar. Dan ini menjadi agenda rutin bagi FSB- PALIKO untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu.
“Selain memanfaatkan moment libur sekolah, kali ini juga bertepatan pada perayaan pesta rakyat yaitu HUT Kota Payakumbuh ke-54 tahun, yang tujuannya tetap sama untuk meringankan beban masyarakat kita yang kurang mampu, anak yatim piatu dan disabilitas di kota Payakumbuh,” ujar Ari.
Ditambahkan Desi Susanti panggilan akrab ( cici ), kali ini kami targetkan untuk 45 anak dan dalam pelaksanaan kegiatan ini kami beserta panitia sangat selektif saat menerima pendaftaran Peserta yang mengikuti khitanan gratis tujuannya agar tepat sasaran bagi Penerima manfaatnya.
“Dalam khitanan tersebut FSB Paliko menggandeng tenaga medis terpercaya. Puluhan anak-anak yang mengikuti kegiatan khitanan massal ini didampingi para keluarganya. Disamping itu peserta juga dijamu makan siang gratis menjelang di khitan sekaligus mendapatkan Sertifikat dan bingkisan untuk dibawa pulang pasca di khitan.

“Kami juga mohon doa dan dukungan masyarakat Kota Payakumbuh semoga kegiatan FSB PALIKO ini dapat berjalan dengan lancar dan terus memberikan manfaat untuk masyarakat,” tutup Cici.
Terpisah salah seorang masyarakat kelurahan Padang Alai Bodi Indah Wisra Aunur yang mengikuti khitanan ini disela-sela matanya berkaca-kaca mengungkapkan kepada wartawan, kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meringankan beban masyarakat. Berharap kegiatan sosial dan kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu seperti ini terus berlanjut.
Lain halnya dengan Fallah salah satu Peserta khitanan massal mengaku deg-degan bercampur senang karena bisa mengikuti khitanan massal secara gratis dan mendapatkan Sertifikat Khitan saat ditemui media ini sambil mengantri giliran dikhitan, anak kelas 3 SD ini mengaku berani dikhitan dan yakin tidak akan menangis. “Semoga tidak sakit,” katanya lirih.
( MAHWEL )



