Diaspora Banyuwangi 2025: Silaturahmi Perantau Banyuwangi Nasional dan Internasional.

Berita – starbpknews.id.
Banyuwangi – Acara Diaspora Banyuwangi 2025 sukses digelar pada Kamis, 3 April 2025, di Pendopo Sabha Swagata Blambangan. Acara ini menjadi ajang silaturahmi bagi perantau asal Banyuwangi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia maupun di luar negeri. Dengan semangat kebersamaan, acara ini bertujuan untuk memperkuat hubungan antara diaspora Banyuwangi serta mendorong kolaborasi dalam pembangunan daerah.

Harapan dan Tujuan Acara

Acara ini diselenggarakan dengan berbagai harapan dan tujuan, di antaranya:

Mempererat tali silaturahmi antara warga Banyuwangi yang merantau di dalam maupun luar negeri.

Mendorong kontribusi diaspora dalam pembangunan daerah, baik dalam bidang ekonomi, investasi, maupun inovasi.

 

Promosi budaya dan pariwisata Banyuwangi ke tingkat nasional dan internasional.

Memberikan inspirasi bagi generasi muda dengan menghadirkan tokoh-tokoh sukses asal Banyuwangi.

Membuka peluang kerja sama antara diaspora, pemerintah daerah, dan pelaku usaha lokal guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tokoh dan Peserta yang Hadir

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk:

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, dan Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono.

Perantau asal Banyuwangi dari berbagai kota di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Balikpapan, dan lainnya.

Diaspora internasional yang berasal dari negara-negara seperti Jepang, Australia, Amerika Serikat, Jerman, Hong Kong, dan Taiwan.

Wakil Bupati Sorong periode 2025-2030, yang merupakan putra daerah Banyuwangi.

Para pelaku usaha, akademisi, serta tokoh-tokoh inspiratif asal Banyuwangi yang telah sukses di perantauan.

Acara dimulai dengan sambutan dari Bupati Banyuwangi, yang menekankan pentingnya peran diaspora dalam pembangunan daerah. Selanjutnya, sesi diskusi diadakan untuk membahas berbagai peluang investasi serta inisiatif sosial yang dapat didukung oleh perantau. Selain itu, terdapat sesi berbagi pengalaman dari diaspora sukses yang telah berkiprah di berbagai bidang.

Acara juga dilengkapi dengan pertunjukan seni dan budaya khas Banyuwangi, seperti tari Gandrung dan musik khas Osing, yang semakin memperkuat rasa kebersamaan di antara para peserta. Tidak hanya itu, peserta yang tidak dapat hadir secara langsung juga diberikan kesempatan untuk bergabung secara daring melalui platform digital.

Diaspora Banyuwangi 2025 menjadi momen berharga bagi para perantau untuk kembali terhubung dengan kampung halaman. Dengan adanya acara ini, diharapkan semangat gotong royong dan kecintaan terhadap Banyuwangi tetap terjaga, serta membuka peluang baru bagi kemajuan daerah. Pemerintah daerah juga berharap agar ajang ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dengan cakupan yang lebih luas.

Reporter: [slamet )]
Media ( BPK )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *