JAKARTA —starbpknews.id — Bupati Kabupaten Lima Puluh Kota, Safni Sikumbang, memastikan pembangunan 204 unit hunian tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak bencana di Nagari Koto Tinggi akan dilaksanakan pada tahun 2026. Kepastian ini diperoleh saat audiensi Bupati Safni bersama jajarannya dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) di Jakarta, Rabu (22/7/2026).
Dalam pertemuan tersebut, jajaran Kementerian PKP yang dipimpin Direktur Bina Teknik Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Syamsiar, menyampaikan arahan langsung dari Menteri PKP Maruarar Sirait terkait pelaksanaan pembangunan Huntap di Kabupaten Lima Puluh Kota. Turut hadir Direktur Sistem dan Strategi Kawasan Kementerian PKP Buhari, Kepala DLHPKP Nopriyadi Syukri, Kepala Dinas PUPR Orlanda, serta Staf Ahli Bupati Yulia Masna.
Bupati Safni melaporkan bahwa proses tender pembangunan telah berjalan dan pembangunan fisik direncanakan mulai pada September 2026. Pemerintah Kabupaten juga telah menyiapkan lahan yang memenuhi syarat aman dari bencana, memiliki kepastian hukum, serta berdekatan dengan fasilitas umum.
“Alhamdulillah, lahan seluas 5,5 hektar telah dihibahkan oleh Niniak Mamak Nagari Koto Tinggi. Saat ini proses penerbitan sertifikat sedang menunggu tahapan di BPN,” jelas Bupati Safni.
Secara keseluruhan, kebutuhan Huntap bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Lima Puluh Kota berjumlah 447 unit. Rinciannya, 243 unit dibangun oleh BNPB dan 204 unit lainnya menjadi tanggung jawab Kementerian PKP.
“Pembangunan Huntap bukan sekadar mendirikan bangunan, melainkan mengembalikan rasa aman, harapan, dan masa depan masyarakat yang terdampak bencana. Pemerintah daerah akan terus mengawal agar program ini benar-benar bermanfaat bagi warga,” tegas Safni.
Senada dengan itu, Direktur Sistem dan Strategi Kawasan Kementerian PKP, Buhari, menyampaikan bahwa pembangunan hunian tetap merupakan bukti komitmen pemerintah pusat untuk memastikan warga terdampak bencana mendapatkan tempat tinggal yang layak sebagai bagian dari upaya rehabilitasi dan rekonstruksi.
“Kami terus bersinergi dengan pemerintah daerah agar pembangunan berjalan tepat waktu, memenuhi standar kualitas, dan segera dapat dimanfaatkan masyarakat. Apresiasi kami sampaikan kepada Pemkab Lima Puluh Kota yang aktif menyiapkan segala persyaratan sehingga program ini dapat segera direalisasikan,” tutup Buhari.
( Aweng )




