Ketapang,starbpknews.id–Kalbar 23 Desember 2025 Bupati Ketapang secara resmi meluncurkan program unggulan Kartu Ketapang Pintar sebagai wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia (SDM). Di Aula Pendopo Rumah Jabatan Bupati Ketapang. Senin 22/12/2025.
Program ini sejalan dengan visi pembangunan daerah, yakni mewujudkan Kabupaten Ketapang yang maju dan mandiri melalui pembangunan yang berkeadilan. Misi yang kedua yaitu Sumber Daya Manusia yang berdaya saing.
Peluncuran Kartu Ketapang Pintar Bantuan Peserta Didik dilandasi oleh Peraturan Bupati Ketapang Nomor 45 Tahun 2025 tentang Penyediaan Biaya Personil Peserta Didik, yang mencakup pendidikan dasar, menengah maupun pendidikan nonformal.
Program ini dirancang sebagai bentuk beasiswa pendidikan untuk memastikan tidak ada lagi anak-anak Ketapang yang terhambat mengenyam pendidikan karena keterbatasan ekonomi, sekaligus mendorong lahirnya generasi yang cerdas dan berdaya saing.
Pada tahun 2025, sebanyak 4.111 peserta didik tercatat sebagai penerima manfaat program ini dengan total anggaran sebesar Rp2.056.000.000. Adapun rincian penerima berdasarkan jenjang pendidikan meliputi:
• Tingkat SD: 3.000 peserta didik, masing-masing menerima Rp425.000
• Tingkat SMP: 986 peserta didik, masing-masing menerima Rp700.000
• Paket A: 6 peserta didik, masing-masing menerima Rp425.000
• Paket B: 64 peserta didik, masing-masing menerima Rp700.000
• Paket C: 55 peserta didik, masing-masing menerima Rp800.000
Dalam pelaksanaannya, Kartu Ketapang Pintar didukung melalui kerja sama dengan Bank Kalbar, yang berperan dalam penerbitan kartu sekaligus pembukaan buku tabungan pelajar. Skema ini saya harapkan dapat menumbuhkan literasi keuangan sejak dini serta memastikan penyaluran bantuan yang transparan, tepat sasaran, dan akuntabel.
Program ini melengkapi kebijakan pendidikan lainnya yang telah kami jalankan sebelumnya, yaitu bantuan seragam sekolah dan alat tulis gratis bagi siswa SD dan SMP yang membutuhkan. Sepanjang tahun 2025, sebanyak 6.000 pelajar SD dan 2.500 pelajar SMP telah menerima bantuan tersebut.
Seluruh program ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat belajar sekaligus mendorong peningkatan prestasi peserta didik.
Sumber : Natalius


