LIMA PULUH KOTA, — starbpknews.id — 24 Desember 2025 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lima Puluh Kota menggelar rapat evaluasi lintas sektoral penanganan darurat bencana alam banjir dan longsor pada Senin (22/12/2025). Acara berlangsung di Pos Komando Tanggap Darurat eks Kantor Bupati Lima Puluh Kota, yang dihadiri oleh berbagai unsur terkait.
Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lima Puluh Kota Rahmadinol, yang mewakili Sekretaris Daerah, menjelaskan bahwa rapat ini bertujuan untuk menindaklanjuti perkembangan penanganan masa perpanjangan tanggap darurat. Hal ini berdasarkan Keputusan Bupati Lima Puluh Kota Nomor 300.2.3/274/BUP-LK/XII/2025 tanggal 16 Desember 2025, yang pada hari rapat telah memasuki hari ke-7 masa perpanjangan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota, kami ucapkan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh OPD, TNI–Polri, relawan, dan masyarakat yang turut membantu korban bencana. Kerja cepat dan koordinasi yang baik telah meminimalkan dampak lanjutan,” ucap Rahmadinol.
Sebelumnya, ia juga memaparkan data lengkap mengenai sebaran lokasi bencana, dampak korban, serta kerusakan pada fasilitas umum, rumah warga, pertanian, jalan, dan jembatan. Menurutnya, penanganan darurat sudah berjalan optimal, sehingga kini memasuki fase transisi pemulihan.
Berdasarkan laporan lintas sektoral:
1. Pengungsi telah ditempatkan di tempat aman hingga selesainya pembangunan Hunian Sementara (Huntara)
2. Logistik dan bantuan dasar (pangan, air bersih, dan kesehatan) telah didistribusikan dengan baik
3. Infrastruktur jalan sudah berfungsi secara sementara
Dengan demikian, dalam rapat tersebut diputuskan bahwa masa tanggap darurat akan beralih ke fase transisi pemulihan selama 6 bulan ke depan.
( Tim )




