Anjing Menggonggong Peribahasa Walikota Zulmaeta di Media online, Warga Kota Nan4 Merasa Geram dan Tertekan”

Payakumbuh,– starbpknews.id — 27 Desember 2025, Ungkapan pribahasa yang menggunakan kata “anjing” dari Walikota Zulmaeta dalam liputan media online Berita Merdeka dan unggahan di Tekdon media resmi walikota telah menimbulkan kegusaran yang meluas di antara warga Koto Nan4. Berita yang berjudul “Wako Zulmaeta Teguh Prinsip, Biar Anjing Menggonggong Kafilah Berlalu” langsung membuat banyak warga merasa geram dan tidak nyaman karena kata yang dianggap tidak pantas dipakai oleh pejabat publik.

Sebelumnya, sejumlah niniak-mamak tokoh adat Koto Nan4 telah mengajukan permintaan yang disebutkan sederhana, meminta penyediaan duduk Basamo untuk seluruh tokoh adat setempat. Permintaan tersebut dikemukakan melalui saluran yang sesuai dan tidak mengandung unsur yang menantang atau bertentangan dengan kebijakan daerah. Namun, tanggapan yang muncul di media online dan media resmi malah menyertakan ungkapan yang mengandung kata “anjing” sebagai bagian dari pribahasa yang digunakan untuk menegaskan prinsip sang walikota.

Warga Koto Nan4 yang diwawancarai mengaku merasa keram dan sakit hati melihat kata-kata tersebut. Menurut mereka, sebagai pejabat yang ditunjuk untuk melayani masyarakat, ungkapan semacam itu tidak sesuai dengan etika dan kehormatan jabatan, terutama ketika ditujukan sebagai tanggapan terhadap harapan niniak-mamak yang mewakili suara banyak warga. Banyak yang menilai, prinsip yang ingin ditegaskan seharusnya disampaikan dengan bahasa yang sopan, hormat, dan mudah dipahami oleh semua kalangan, bukan dengan kata-kata yang berpotensi menyakitkan perasaan.

Beberapa tokoh masyarakat juga menambahkan bahwa penggunaan kata yang dianggap kasar di media yang diakses oleh berbagai usia dan latar belakang dapat memberikan citra buruk pada pemerintahan daerah dan mengurangi kepercayaan warga terhadap pejabat. Sampai saat ini, belum ada tanggapan resmi lebih lanjut dari kantor walikota terkait kegusaran yang muncul di antara warga Koto Nan4.

( Mahwel )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *