Haltimstarbpknewsid.,_
Masyarakat desa wasile kecamatan wasile selatan kab. Halmahera Timur yang menggelar aksi unjuk rasa di jalan Hauling PT Arumba Jaya Perkasa ( AJP ) gerakan ini tergabung dalam ‘Aliansi Pemuda dan Masyarakat Adat Desa Wasile (APMD)’ yang bertempat di desa Loleba.
Isu sentral ‘PT. Arumba Di Larang Produksi Sebelum Ada Sosialisasi analisis dampak lingkungan ( Amdal ) Dengan Masyarakat Desa Wasile’ dan seluruh desa lingkar tambang

- Masyarakat adat wasile yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Masyarakat Adat Desa Wasile (APMD) menagih janji PT. Arumba sebelum produksi mereka bertatap muka dengan pihak masyarakat lingkar tambang 7 desa untuk mensosialisasikan terkait dengan AMDAL dan RI PPM sebelum melakukan aktivitas pertambangan di masing-masing desa, sesuai hasil 7 kepala desa yang di undang ke Jakarta oleh PT. Arumba.
“Dalam aksi damai tersebut yang di lakukan pada tanggal 19 Januari 2026 dan masyarakat adat wasile melakukan ritual adat tobelo di jalan holing PT. Arumba. Serta blokade aktivitas Jalan holing dan menuntut kejelasan terkait dengan tuntuk aliansi di atas, menjadi pertanyaan bagi seluruh masyarakat dan pemuda wasile kenapa PT. Arumba Tidak ada tahapan sosialisasi dengan masyarakat lalu sudah ada aktivitas produksi dan mendesak manegemen PT. Arumba harus turun bertatap muka dengan pihak masyarakat desa wasile di desa wasile dan seluruh masyarakat di wilayah lingkar ( ring 1 ) ujarnya oleh moderator Soni Kanini dan wakorlap Ripe barani.”
Pernyataan Sikap Kordinator Lapangan(Korlap) Sendi Berera: mendesak manajemen PT. Arumba dan Sub kontraktor SBM harus merespon positif tuntutan, dan secepat mungkin harus datang bertatap muka serta melakukan sosialisasi analisis dampak lingkungan dengan masyarakat desa wasile di desa wasile. Dan seluruh masyarakat di lingkar tambang Jika pihak PT. Arumba tidak bertatap muka dengan pihak masyarakat desa wasile lalu produksi pengambilan or terus di jalankan maka kami akan aksi jilid 2 dan masa aksi akan lebih bertambah. Dengan jumlah masa aksi lebih besar
( Wartawan Tomas Pulu)





