Aceh tenggara. Sabtu 11 juli 2026.Starbpknews.id. Inna Lillahi Wainna Ilaihi Raji’un…
Segenap pengurus Jajaran Wartawan Indonesia(JWI) Provinsi Aceh,seluruh staf dan jajarannya turut berduka cita atas berpulangnya salah satu pendiri sekaligus pimpinan JWI pusat.
Kabar duka mendalam kini menyapa dunia Pers dan keluarga besar JWI setanah air,menyusul berita berpulangnya ke rahmatullah S.Ramadhan Djamil SH untuk selama lamanya.
Untuk itu,kami keluarga besar JWI Provinsi Aceh dan seluruh staf hanya bisa berdoa kepada Allah SWT dan meminta agar segala amal ibadahnya beliau di terima oleh Allah SWT dan segala perbuatan baik beliau menjadi tongkat untuk menyeberang titi ihdinassiratal mustaqin.
M.Hasbiy selaku ketua Jajaran Wartawan Indonesia( JWI ) DPW Provonsi Aceh dan juga LSM .KPK RI Provinsi Aceh mengucapkan”
Selamat jalan saudara ku yang se iman,semoga kuburmu menjadi ladang ibadah,selimut mu menjadi benteng penyejuk dosa.”
Almarhum S.Ramadhan Djamil
wafat pada tanggal 10 Juli 2026 sekira pukul 01’00’wib saat di perjalanan hendak di berangkatkan ke rumah sakit semedang.
M.Hasbiy mengatakan, kami khsusnya keluarga besar JWI Provinsi Aceh dam juga insan Pers merasa kehilangan sosok pemimpim yang luges,arip bijak sana dan juga dermawan.
Tak hanya itu tambah Hasbiy,almarhum tersebut telah mampu mendirikan puluhan media dan lembaga lainnya di Aceh dan pusat.Ungkapnya.
Almarhum tersebut sosok yang baik,ramah,murah senyum dan sosial serta penuh tanggung jawab
Beliau sangat berpengalaman dalam berorganisasi dan berjiwa besar untuk memajukan dunia Pers dan mengembangkan JWI di seluruh tanah air.
Almarhum tersebut rela berkorban waktu,harta benda demi memajukan dunia Pers dan lembaga nasional.
Beliau selalu berperan aktip baik di lingkungan masyarakat sekitar maupun di bidang lainnya.
Almarhum tersebut patut di juluki dewa penguasa dunia Pers dan dewa organisasi tingkat nasional.
S.Ramadhan Djamil sangat handal dalam menjalankan tugasnya sebagai ketua umum DPP, bertanggung jawab di setiap permasalahan,sifat mendidik dan merangkul itu sudah tertanam pada diri Almarhum itu.
Selamat jalan saudara ku yang se iman,semoga Amal ibadah di masa hidup Mu mampu untuk melunturkan segala dousa Mu. ( Bakriadi) .




