Pemdes desa gurua Salurkan BLT-DD dan insentif ,Tahap I Tahun 2026, Wujud Nyata Kepedulian Pemerintah Desa terhadap Warga Kurang Mampu

Pemdes desa gurua Salurkan BLT-DD dan insentif ,Tahap I Tahun 2026, Wujud Nyata Kepedulian Pemerintah Desa terhadap Warga Kurang Mampu

 

 

HALSEL,starbpknews id.jumat 26/06/2026

Pemerintah Desa gurua Kecamatan makian , Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas sosial dan membantu masyarakat kurang mampu melalui penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap I Tahun 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat  26 Juni 2026, bertempat di Kantor Desa gurua

 

 

Penyaluran BLT-DD dan insentif berlangsung tertib, aman, dan penuh suasana kekeluargaan. Program bantuan sosial tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah desa terhadap kondisi ekonomi masyarakat yang masih membutuhkan dukungan, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

 

Kegiatan itu dihadiri langsung oleh Kepala Desa gurua Basri H.muhammad  dan camat  kec makian Ade Rahmat, dan Babinsa  Sekretaris Desa, para Kepala Urusan (Kaur), Kepala Seksi (Kasie), anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

 

Kepala Desa gurua Basri H. Muhammad  kepada media starbpknews id mengatakan bahwa BLT Dana Desa merupakan program prioritas pemerintah yang diperuntukkan khusus bagi masyarakat kurang mampu dan rentan secara ekonomi. Karena itu, bantuan yang diterima diharapkan benar-benar digunakan untuk kebutuhan pokok yang mendesak.

 

Menurutnya, kehadiran BLT-DD bukan sekadar bantuan finansial, tetapi juga bagian dari tanggung jawab negara dalam memastikan masyarakat tetap memiliki daya tahan ekonomi di tengah tantangan kehidupan yang semakin kompleks.

 

“Semoga bantuan ini bisa membantu para Keluarga Penerima Manfaat untuk meringankan kebutuhan hidup, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,” ujar kades gurua

 

Ia juga menjelaskan bahwa penyaluran BLT-DD Tahap I Tahun 2026 tersebut mencakup pembayaran selama enam bulan, terhitung mulai Januari hingga Juni 2026. Pemerintah Desa gurua  menetapkan sebanyak 5  Keluarga Penerima Manfaat berdasarkan hasil Musyawarah Desa yang dilakukan secara terbuka dan transparan.

 

Lanjutnya, Besaran bantuan yang diterima setiap KPM adalah Rp300.000 per bulan. Dengan demikian, setiap penerima memperoleh total bantuan sebesar Rp1.800.000 untuk enam bulan penyaluran.

 

 

Kepala Desa gurua menekankan bahwa proses penetapan penerima bantuan telah melalui mekanisme musyawarah desa dengan mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat secara objektif dan berkeadilan.

 

“Alhamdulillah, BLT-DD Tahap I sudah tersalurkan kepada masyarakat yang benar-benar berhak menerima sesuai data hasil Musyawarah Desa tentang penetapan Keluarga Penerima Manfaat,” ungkapnya.

 

Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat penerima, terutama untuk memenuhi kebutuhan pangan, pendidikan anak, kesehatan keluarga, dan kebutuhan mendasar lainnya.

 

Di sisi lain, kehadiran aparat keamanan, unsur pemerintah desa, serta tokoh masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi simbol kuat sinergi antar lembaga dalam mengawal program bantuan pemerintah agar berjalan tepat sasaran dan transparan.

 

Program BLT Dana Desa sendiri selama ini menjadi instrumen penting pemerintah dalam memperkuat jaring pengaman sosial masyarakat desa. Di tengah tekanan ekonomi dan kebutuhan hidup yang terus meningkat, bantuan tunai dinilai mampu memberikan dampak langsung bagi keberlangsungan hidup keluarga penerima.

 

Masyarakat penerima bantuan tampak antusias dan bersyukur atas penyaluran BLT-DD tersebut. Mereka mengaku bantuan itu sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga, terutama untuk membeli bahan pokok dan kebutuhan anak sekolah.

 

Fadel salasa

Media starbpknews id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *