Tanpa Mengenal Lelah Pembuatan Saluran Irigasi Sangiang Sri Terus Berlanjut.
Sumedang, Starbpknews.id.
Air adalah salah satu kebutuhan yang utama…..
Air sebagai urat nadi kebutuhan kehidupan…..
Hidup tanpa air akan mempengaruhi kebugaran tubuh…..
Begitu juga air untuk kebutuhan pertanian sangat diperlukan untuk ekosistem tanaman padi sawah….
Sebagaimana telah terjadi bencana alam longsor tebing menimpa dan memutuskan arus air saluran irigasi Sangiang Sri di Blok Cijotang Cigereundah, terjadi longsor tiga bulan ke belakang dengan ketinggian kisaran 300 meter dan panjang 120 meter menutup akses alirang irigasi. Berbagai upaya sudah dilaksanakan oleh warga masyarakat Dusun Nangorak Desa Margamekar Kecamatan Sumedang Selatan Kabupaten Sumedang, baik meminta bantuan pada Instansi Damkar meminjam Geanseit untuk penyemprotan gundukan tanah dan ke Instansi Kantor Pertanian Sumedang untuk meminjam pipa paralon serta pada Kantor PUPR Bidang Pengairan untuk meminta Plastik sebagai dasar pembukaan aliran air irigasi tersebut.
Minggu 21 Juni 2026, warga masyarakat melaksanaan kembali kegiatan rutin tiap minggu untuk kerja bakti bergotong royong mulai dari penyemprotan, pemasangan pipa paralon dan pemasangan plastik dengan tujuan yang sama dan satu harapan yaitu kembalinya air mengalir untuk kebutuhan warga masyarakat umum.
Tanpa mengenal lelah, tanpa ngenal istilah bosan, mengesampingkan kebutuhan atau keperluan pribadi serta keluarga demi ingin secepatnya pembuatan saluran baru terlaksana. Semuanya itu dilakukan demi kebutuhan warga masyarakat banyak , warga masyarakat umum , bukan untuk kepentingan pribadi atau individu.
Itulah salah satu cermin hidup kebersamaan, kekompakan, hidup bermasyarakat, hidup sosial, hidup mengedepankan kebutuhan mayarakat banyak daripada memikirkan kehidupan individual atau pribadi. Pantas kita semua mulai dari lapisan Pemerintahan Desa, Kelompok Tani atau Gapoktan, P3A, dan yang lainya memberikan Apresiasi kepada warga yang terus proaktif kerja bakti. Dengan bimbingan serta arahan dari para pengurus aparatur pemerintahan Ketua RT, Ketua RW, Kepala Dusun 2 dan 3 Nangorak terutama yang selalu aktif dan hadir di setiap kerja bakti.
Salah satu cermin bertanggung jawab kepada warga masyarakat untuk secepatnya air mengalir, dimiliki oleh Ketua RT 03 Dusun Cipicung ( Nono Hermansyah, S. SOs. ) yang terus memimpin kegiatan kerja bakti.
Begitu juga selaku Ketua RW 06 Dusun Cipicung sekaligus sebagai Ketua P3A Dusun Nangorak ( H.Yoyo Sutaryo ) selalu hadir dan ikut memimpin dalam pelaksanaan kegiatan kerjabakti tersebut.
Wujud nyata yang begitu tampak terlihat oleh mata, dirasakan oleh semua warga masyarakat, ternyata menjalankan kehidupan bermasyarakat untuk kepentingan umum, kepentingan warga masyarakat banyak, diperlukan jiwa dan hati yang kuat, teguh, dan berjiwa sosial. Dengan penuh keyakinan serta kemauan yang tidak surut dan mengenal lelah, maka pembuatan saluran irigasi baru akan segera terbentuk kembali. Dengan catatan kebersamaan, kekompakan bersama tidak putus di tengah jalan. ( ASHER . KORWIL JAWA BARAT. )




