Jagung Hasil Binaan Polsek Tayan Hilir Tembus Bulog, Perkuat Ketahanan Pangan di Kabupaten Sanggau
Sanggau, Polda Kalbar – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali menunjukkan hasil positif. Polsek Tayan Hilir, Polres Sanggau, berhasil melakukan pengiriman dan penjualan Jagung Pipil Kering (JPK) hasil binaan kepada Bulog Cabang Sanggau melalui Koperasi Sono Agung Jaya (SAJ), Senin, 15 Juni 2026.
Pengiriman tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung stabilitas pasokan pangan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian yang dikembangkan melalui program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Tayan Hilir. Jagung yang dipasarkan merupakan hasil produksi yang telah melalui proses pengeringan dan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 1.700 Kilogram atau 1,7 Ton Jagung Pipil Kering berhasil dikirim dan dijual kepada Bulog Cabang Sanggau. Sebelum diterima, seluruh hasil panen terlebih dahulu menjalani serangkaian pengujian kualitas guna memastikan kesesuaian dengan standar pembelian Bulog.

Pemeriksaan kualitas meliputi pengecekan kadar air dan kandungan aflatoksin yang dilakukan sesuai ketentuan. Dari hasil pengujian diperoleh kadar air sebesar 14,3 persen dan kandungan aflatoksin sebesar 30 PPB. Hasil tersebut dinyatakan memenuhi syarat sehingga seluruh jagung dapat diterima untuk proses pembelian.
Selain kualitas yang memenuhi standar, hasil panen juga memberikan nilai ekonomi yang baik bagi kelompok pengelola. Bulog Cabang Sanggau menetapkan harga pembelian sebesar Rp6.400 per kilogram untuk Jagung Pipil Kering yang telah memenuhi spesifikasi yang ditentukan.
Saat ini proses administrasi berupa Purchase Order (PO) dari Bulog Cabang Sanggau masih dalam tahap penyelesaian dan selanjutnya akan dikirimkan kepada Koperasi Sono Agung Jaya sebagai mitra dalam proses penjualan hasil panen tersebut.
Kapolsek Tayan Hilir, IPTU Dr. Kusdarwanto, S.H., M.H., mengatakan bahwa keberhasilan pemasaran hasil panen ke Bulog menjadi bukti nyata bahwa program ketahanan pangan yang didorong Polri mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendukung ketersediaan pangan di daerah.
“Penjualan Jagung Pipil Kering ini merupakan hasil dari kerja keras dan kolaborasi berbagai pihak dalam mengembangkan sektor pertanian di wilayah Tayan Hilir. Kami berharap program ini dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat serta mendukung ketahanan pangan nasional,” ungkapnya.
IPTU Kusdarwanto, keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan tidak hanya sebatas pendampingan, tetapi juga memastikan hasil produksi dapat terserap pasar dengan baik. Kehadiran Bulog sebagai mitra penyerapan hasil panen menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas harga dan memberikan kepastian bagi para pelaku pertanian.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan memenuhi standar kualitas Bulog menunjukkan bahwa hasil pertanian yang dikembangkan di wilayah Tayan Hilir memiliki daya saing dan kualitas yang baik. Hal tersebut sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan produktivitas dan mutu hasil panen pada musim tanam berikutnya.
Melalui keberhasilan penjualan 1,7 Ton Jagung Pipil Kering ke Bulog Cabang Sanggau, Polsek Tayan Hilir berharap program ketahanan pangan yang dijalankan dapat terus memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Langkah ini juga menjadi bagian dari kontribusi nyata Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sektor pertanian di Kabupaten Sanggau. _(Dny Ard / Humas Res Sgu)_


