
Banyuwangistarbpknews.id,_ Bangorejo -Keluarga besar Abah Nur Samsy menggelar pertemuan antar tokoh NU, Muslimah, Patayat dan Banser/Banon bertempat di dusun Temurejo Desa Temurejo Kecamatan Bangorejo Kabupaten Banyuwangi. Hadir juga Kiyai H Saerozi bersama rombongan. Kegiatan jalin silaturahmi tersebut dihadiri kurang lebih 50 orang,malam Rabu (29/10/2024).
Dalam kegiatan tersebut shaefulbed ingin menyampaikan amanah”pesan dari langit” itu kepada tokoh NU wilayah kecamatan Bangorejo Kabupaten Banyuwangi. Pesan tersebut terkait Pilkada 2024 di Banyuwangi Cabup dan Cawabup 01 dan 02.
Dalam kesempatan itu abah Nur Samsy menyampaikan”pesan dari langit”didepan para Muslimah, Muslimad dan tokoh MWC NU dengan ranting wilayah kecamatan Bangorejo.
Abah menyampaikan”pesan dari langit”,sebelum kejadian pesan dari langit itu, saya ditanya tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda se-Banyuwangi, bah,”Siapa yang akan memimpin Banyuwangi 2025 akan datang?” Saya tidak tahu,itu bukan urusanku,”jawab abah Nur Samsy dengan tegas.
“Setelah kejadian, saya ini orang cilik/wong biasa kok jadi pitakonan/tempat pertanyaan berbagai tokoh penting yang ada di Banyuwangi,”tuturnya.
Selanjutnya, Saya berdoa memohon petunjuk kepada Allah SWT, tepatnya jumat Kliwon yang lalu mendapat petunjuk amanah” pesan dari langit” dan pesan itu harus saya sampaikan para Kiyai, Ketua Muslimah, Patayat dan Banser/Banon semua yang hadir pada malam ini, maaf ini bukan kampanye,sekali lagi ini bukan kampanye!!!,”ucap dengan suara keras.
Lebih lanjut,”Pesan dari langit yakni ; terkait Pilbup Cabup dan Cawabup di Banyuwangi ada 01 dan 02, pesan khususnya 02 (Ali-Ali) mendapat dukungan yang luar biasa, didalam petunjuk pesan dari langit, kita dilahirkan dari NU dan dibesarkan juga dari NU, kita berjuang demi NU selain itu menjaga marwah NU serta menyelamatkan para Kiyai dan ulama NU.
Imbuhnya,” Dengan harapan jalin silaturahmi ini memperkuat tali persaudaraan dan kompak semua yang hadir dan abah berterimakasih banyak kepada Kiyai H.Saerozi, Muslimah, Patayat dan Banser,”pungkas abah Nur Samsy.
Kegiatan tersebut diakhiri dengan doa dan selanjutnya makan bersama-sama.
(A.Juwn bpk)

