Muskab KORMI Toba Disorot, Muncul Polemik Calon Tunggal dan Dugaan Prosedur Tak Transparan

Toba//Starbpknews.id. Pelaksanaan Musyawarah Kabupaten (Muskab) KORMI Kabupaten Toba menuai sorotan dari sejumlah pihak.

 

Kamis 30 April 2027 Di Gedung Sinar Minang Balige.

 

Proses pencalonan hingga pelaksanaan sidang dinilai menyisakan sejumlah kejanggalan, mulai dari munculnya calon tunggal hingga dugaan tidak transparannya tahapan.

 

Salah satu narasumber menyayangkan sikap Ketua KORMI sebelumnya, Franshendrik, yang disebut tidak mengikuti tahapan pencalonan meskipun panitia telah membuka pendaftaran sejak 6 April 2026.

 

“Dari 6 April hingga pelaksanaan Muskab pada 1 Mei 2026, hanya satu calon yang mendaftar, yaitu Janner Sitorus. Sangat disayangkan kenapa saudara Franshendrik tidak mengikuti tahapan tersebut,” ujarnya.

 

Namun, pernyataan tersebut dibantah oleh narasumber lain yang menyebut bahwa proses sejak awal sudah bermasalah.

 

Bahkan, disebut adanya indikasi pengaturan dalam pelaksanaan Muskab.

 

“Ada dugaan ini sudah diatur dari awal. Yang memiliki hak suara adalah inorga yang sudah terdaftar di Kabupaten Toba,” ungkapnya.

 

Ia juga menambahkan bahwa justru terjadi dugaan intimidasi dalam forum sidang.

 

Ketua panitia Muskab disebut sempat membuat kegaduhan dengan mencoba menjemput ketua sidang di tengah forum.

 

“Ketua panitia sempat membuat onar di ruang sidang dengan alasan menjalankan perintah dari Kadispora Sumut,” tambahnya.

 

Sorotan lain juga muncul terhadap sambutan Ketua KORMI Provinsi Sumatera Utara yang dinilai tidak menyinggung adanya calon tunggal dalam Muskab tersebut.

 

“Dalam kata sambutan, tidak ada disampaikan soal kandidat yang akan berkompetisi.

 

Padahal, jika memang calon tunggal, seharusnya disampaikan secara terbuka sejak awal,” kata sumber.

 

Selain itu, muncul pula pertanyaan terkait perubahan nama organisasi yang disebut dalam sambutan, namun masih menggunakan logo yang sama, tanpa penjelasan yang rinci kepada peserta.

 

Di sisi lain, mantan Ketua KORMI Toba mengaku tidak menerima undangan resmi terkait pelaksanaan Muskab tersebut.

“Saya sebagai ketua lama saja tidak menerima undangan adanya Muskab ini,” tegasnya.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak panitia Muskab maupun pengurus KORMI Provinsi Sumatera Utara belum memberikan klarifikasi resmi terkait berbagai tudingan tersebut.

 

(M Siboro C.ILJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *