HUMBAHAS//Starbpknews.id.
Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, S.H., M.H., melayat ke rumah duka almarhumah Op. Romeo Silaban br. Sihombing yang tutup usia 93 tahun, pada Minggu (22/02/2026).
Almarhumah merupakan ibunda dari Direktur RSUD Dolok Sanggul, dr. Lusiana Sihombing.
Kehadiran Bupati Humbang Hasundutan bersama rombongan di rumah duka yang berlokasi di Simpang 4 Dolok Sanggul tersebut merupakan bentuk empati, kepedulian, serta dukungan moril Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan kepada keluarga yang sedang berduka.
Diketahui, salah satu putra almarhumah adalah Prof. Dr. Drs. Pantas H. Silaban, M.B.A., yang menjabat sebagai Ketua Yayasan STIKes Kesehatan Baru Dolok Sanggul, sebuah institusi pendidikan kesehatan yang berlokasi tidak jauh dari Kantor Bupati Humbang Hasundutan.
Dalam suasana duka, Bupati Humbang Hasundutan menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas berpulangnya almarhumah.
Ia mendoakan agar almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan iman, dan penghiburan sejati dalam menghadapi masa duka tersebut.
Suasana haru menyelimuti prosesi melayat. Bupati juga menyempatkan diri memberikan penguatan kepada keluarga, serata menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan turut merasakan duka yang sama.
Menurutnya, kehadiran pemerintah daerah dalam situasi duka merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan wujud kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, turut menyampaikan belasungkawa Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sabar Purba, serta perwakilan Ketua TP-PKK Kabupaten Humbang Hasundutan, Ny. Martogi Purba br. Samosir.
Hadir mendampingi Bupati, para Pimpinan Perangkat Daerah, para Kepala Bagian, serta sejumlah Kepala Sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan.
Lebih lanjut disampaikan, keluarga besar tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam pelayanan publik, khususnya dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat.
Oleh karena itu, perhatian dan kepedulian kepada keluarga tenaga kesehatan yang sedang berduka merupakan bentuk penghormatan atas pengabdian yang telah diberikan selama ini.
Sebagai penguatan iman dan pengharapan, disampaikan firman Tuhan dari Kitab Yohanes 11:25:
“Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati.”
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan berharap kasih dan pengharapan di dalam Tuhan senantiasa menguatkan seluruh keluarga yang ditinggalkan, serta memberikan damai sejahtera bagi semua pihak yang berduka.
(M Siboro C.ILJ)



