Taput-Starbpknews.id.
Di balik kesederhanaan Desa Pagaran, Tapanuli Utara, berdiri tegak SMP Negeri 1 Pagaran. Sekolah ini bukan hanya sekadar tempat menimba ilmu, tetapi juga rumah kedua bagi para siswa dan guru yang berdedikasi. Di bawah kepemimpinan kepala sekolah yang sederhana namun berwibawa, Ibu Risma Hasugian, S.Pd., sekolah ini terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak generasi penerus yang berprestasi.
Ibu Risma, yang akan memasuki masa pensiun tahun depan, mengungkapkan bahwa dirinya sebenarnya tidak memiliki ambisi untuk menjadi kepala sekolah. Namun, kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menjadi motivasi utama baginya untuk menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya.
“Saya dipercayakan oleh masyarakat termasuk Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Ini bukan terpaksa, tapi saya mengerjakan dengan segenap kemampuan,” ujarnya dengan tulus.
Beliau menjelaskan bahwa program-program yang dijalankan di sekolahnya selaras dengan program Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, yang berfokus pada tiga pilar utama: Tarutung Maju, Saya Taqois, dan peningkatan literasi. Program-program ini diimplementasikan melalui berbagai kegiatan, seperti literasi harian yang dilaksanakan setiap hari Senin hingga Sabtu, serta program Tata Hias yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan.
“Kami selalu mengadakan literasi setiap hari, mulai dari hari Senin sampai hari Sabtu, sesuai dengan bagian-bagiannya. Kemudian, ada program Tata Hias untuk menyadarkan masyarakat Tapanuli Utara, khususnya di bidang pendidikan,” jelasnya.
Ibu Risma telah mengabdi di SMP Negeri 1 Pagaran sejak tahun 1992. Baginya, sekolah ini sudah menjadi bagian dari hidupnya. Ia merasa nyaman dengan lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar, sehingga tidak pernah terpikir untuk pindah.

“Saya sudah 33 tahun di sini dan tidak pernah meminta pindah. Sekolah ini sudah saya nikmati, masyarakat di lingkungan ini juga sudah nyaman. Anak-anak juga sehat, kami juga sehat,” ungkapnya dengan senyum.
Meskipun terletak di pedesaan, SMP Negeri 1 Pagaran telah meraih berbagai prestasi yang membanggakan. Sekolah ini secara rutin masuk ke dalam daftar sekolah unggulan, dan para siswanya telah meraih berbagai penghargaan di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.
“Boleh dikatakan, kalau ukuran pedesaan, dari ukuran kenyataan, sekolah kita sudah termasuk. Kami selalu, kalau tidak rutin pun setiap tahun, tapi sekolah ini sudah masuk ke Yasop, masuk ke sekolah-sekolah unggul lainnya,” tuturnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, SMP Negeri 1 Pagaran juga telah menunjukkan prestasinya di berbagai ajang kompetisi. Di antaranya, meraih 6 kejuaraan dalam ajang Tornado Atletik, meraih medali emas dalam Olimpiade MIPA, serta menjadi juara 1 dalam lomba video yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.
“Semenjak saya di sini, sekolah ini ditunjuk sebagai pilot project. Termasuklah yang kita ikuti event-event seperti Tornado, misalnya. Dari non-akademik, kita dapat 6 kejuaraan. Kemudian, yang Olimpiade MIPA, baru-baru ini kita ikuti, termasuk dia penerima medali emas,” jelasnya dengan bangga.
Ibu Risma Hasugian, S.Pd. berharap, SMP Negeri 1 Pagaran dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Tapanuli Utara. Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, ia yakin bahwa sekolah ini akan terus mengukir prestasi dan menjadi kebanggaan bagi seluruh warga Pagaran.
(M Siboro Korwil Sumut)




