Pemuda Karang Endah: Kemerdekaan ke-80 Momentum Bangun Semangat Generasi Muda

 

Lampung Tengah -starbpknews.id  Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dirayakan penuh suka cita di berbagai penjuru tanah air, tak terkecuali di Lampung Tengah.

Bagi Sugeng Riyadi (36), pemuda asal Kampung Karang Endah, peringatan kemerdekaan bukan sekadar pesta tahunan dengan lomba dan upacara, melainkan momen penting untuk menyalakan kembali semangat persatuan dan kerja nyata di kalangan generasi muda.

Menurut Sugeng, Indonesia bisa berdiri tegak sampai usia 80 tahun bukanlah hal yang sederhana.

“Kita ada sampai hari ini karena jasa para pahlawan dan pendiri bangsa yang berjuang dengan darah dan nyawa. Sebagai pemuda, tugas kita sekarang adalah melanjutkan perjuangan itu dengan cara kita sendiri: berkarya, menjaga persatuan, dan ikut membangun daerah,” ujarnya saat ditemui di sela kegiatan perayaan HUT RI di kampungnya, Minggu (17/8/2025).

Ia menekankan, kemerdekaan harus dimaknai lebih dalam daripada sekadar upacara bendera. Baginya, semangat kemerdekaan adalah tentang bagaimana setiap anak bangsa bisa merdeka dalam pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

“Kalau dulu musuh kita penjajah, sekarang tantangan kita adalah kemiskinan, pengangguran, dan ketidaksetaraan. Pemuda tidak boleh tinggal diam menghadapi itu,” tegasnya.

Sugeng menilai, Lampung Tengah memiliki potensi besar yang bisa digerakkan oleh generasi muda. Dari sektor pertanian, UMKM, hingga kreativitas digital, semua bisa menjadi motor penggerak kemajuan daerah jika didukung semangat gotong royong.

“Pemuda jangan hanya jadi penonton, tapi harus berani bergerak. Kita harus bisa mandiri, tidak bergantung sepenuhnya pada bantuan. Itu makna merdeka yang sebenarnya,” tambahnya.

Ia juga berharap peringatan kemerdekaan ke-80 ini bisa menjadi refleksi bersama agar masyarakat tidak mudah terpecah oleh perbedaan.

“Indonesia ada karena persatuan. Jangan sampai kita lengah dengan isu-isu yang bisa memecah belah. Justru di tengah keberagaman ini kita harus saling menguatkan,” pungkas Sugeng.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *