LABUHA StarBPKnews.id Jumat 1 Agustus/2025 – Gedung kantor DPRD Halmahera Selatan yang seharusnya menjadi simbol kehormatan dan marwah lembaga legislatif, justru tampak memprihatinkan. Plafon yang rusak bertahun-tahun dibiarkan menganga. Bahkan, sebagian sudah lapuk dan nyaris jatuh.
Ironisnya, kerusakan ini bukan baru terjadi kemarin. Sejumlah anggota dewan, ASN sekretariat DPRD, hingga tamu yang datang, telah lama menyaksikan kondisi ini setiap hari. Tapi tidak tampak adanya niat serius untuk memperbaiki.
Seorang staf sekretariat yang enggan disebutkan namanya mengaku heran dengan sikap pimpinan DPRD. “Setiap tahun ada anggaran pemeliharaan, tapi kerusakan begini dibiarkan terus. Masa tidak malu sama tamu yang datang?” ucapnya.
Padahal, setiap tahun DPRD mengesahkan APBD yang salah satu posnya mencakup pemeliharaan gedung. Pertanyaannya: ke mana anggaran itu?
Salah satu aktivis pemuda di Labuha, Irfan La Ode, menilai ini sebagai bentuk pembiaran dan ketidakpekaan. “Jangan hanya garang saat rapat dengar pendapat, tapi bungkam ketika kantor sendiri bobrok. Ini soal tanggung jawab, bukan sekadar estetika,” tegasnya.
Dengan situasi ini, publik tentu bertanya: apakah para wakil rakyat benar-benar peduli? Ataukah mereka sudah terlalu nyaman duduk di kursi empuk hingga tak lagi melihat ke atas, ke plafon yang retak dan menjijikkan .
(Ris)



