Berita : starbpknews.id.
Inhil 23 Februari 2025 Kinerja Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kembali menjadi sorotan. Pasalnya, laporan keuangan daerah menunjukkan adanya defisit anggaran yang signifikan, sementara pengelolaan aset daerah dinilai tidak transparan dan tidak jelas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, defisit anggaran yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir semakin membebani keuangan daerah. Tidak hanya itu, keberadaan aset-aset milik daerah yang semestinya menjadi modal penting dalam pembangunan justru tidak memiliki kejelasan dalam pencatatan dan pengelolaan. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar terkait akuntabilitas dan transparansi BKAD dalam menjalankan tugasnya.
Beberapa pihak, termasuk anggota DPRD serta elemen masyarakat, telah mengkritisi kondisi ini dan meminta pemerintah daerah untuk memberikan penjelasan yang lebih terbuka. Mereka mendesak adanya audit independen untuk memastikan bahwa pengelolaan anggaran dan aset daerah berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Salah satu anggota DPRD Inhil yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan keprihatinannya. “Kami melihat ada ketidakseimbangan antara pendapatan dan belanja daerah yang terus berulang, sementara aset daerah tidak jelas keberadaannya. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah,” ujarnya.
Masyarakat pun mulai mempertanyakan bagaimana BKAD menangani permasalahan ini. Mereka menginginkan adanya langkah konkret dari pihak terkait untuk memperbaiki pengelolaan keuangan dan aset daerah agar tidak semakin merugikan kepentingan publik.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak BKAD belum memberikan keterangan resmi terkait permasalahan yang diangkat. Namun, desakan untuk adanya transparansi dan perbaikan sistem pengelolaan keuangan serta aset daerah semakin kuat.
Perkembangan lebih lanjut mengenai masalah ini masih akan terus dipantau. Publik berharap ada tindakan nyata untuk mengatasi permasalahan ini dan memastikan bahwa keuangan daerah dapat dikelola dengan lebih baik dan bertanggung jawab.
(Jaringmerah94)




