Benteng Orange Jadi Destinasi Wisata oleh Pemkot Ternate.

BERITA STAR BPK NEWS
Maluku Utara – Pemerintah Kota Ternate menggelar rapat bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk membahas pengaturan dan pemanfaatan Benteng Orange. Rapat tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Ternate dan dihadiri oleh beberapa pejabat, termasuk Sekretaris Dinas Kebudayaan Kota Ternate, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, serta Tenaga Ahli di Bidang Inovasi dan Kreativitas.

Sekretaris Dinas Kebudayaan Kota Ternate, Rinto Taib, mengungkapkan bahwa rapat dilakukan sejak Senin kemarin dan salah satu poin penting dalam pertemuan tersebut adalah perlunya badan terpisah yang melibatkan akademisi, praktisi, dan kelompok profesional dalam pengelolaan Benteng Oranje.

“Dalam pengelolaan Benteng Oranje, aspek keamanan menjadi prioritas. Oleh karena itu, pemerintah kota akan menindaklanjuti dengan membentuk satuan tugas (Satgas) keamanan cagar budaya, termasuk pembangunan pos jaga di pintu masuk,” ujar Rinto.

Selain aspek keamanan, pemanfaatan Benteng Orange juga diarahkan untuk mendukung persiapan Kota Ternate sebagai tuan rumah berbagai acara nasional dan internasional pada 2026. Salah satunya adalah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Pusaka Indonesia dan pertemuan jaringan negara-negara yang pernah menjadi bagian dari kejayaan VOC.

“Penataan kawasan Benteng Orange menjadi langkah strategis agar penyelenggaraan acara tersebut berjalan optimal,” tambahnya.

Lebih lanjut, Rinto menekankan bahwa pengelolaan dan pemanfaatan Benteng Orange selaras dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya dan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

“Pemanfaatan Benteng Oranje diharapkan tidak hanya sebagai ruang pusaka dan ruang kreatif. Tetapi juga menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Untuk itu, akan dilakukan rapat lanjutan terkait pengelolaan benteng,” kata Rinto.

Rapat lanjutan tersebut akan membahas lebih lanjut tentang pengelolaan dan pemanfaatan Benteng Orange, termasuk pembentukan badan terpisah yang akan mengelola benteng tersebut.

Dengan demikian, diharapkan Benteng Orange dapat menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik dan dapat mendukung perekonomian lokal.

(Tim red maluku utara/star bpknews.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *