AL Kepsek SD Negeri 158460 Sialogo Tunjukkan Arogansi Dan Banting Meja Agar Tidak Di Pertanyakan Penggunaan Dana BOS

Sialogo, Lumut, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, mnctvano.com,- Kepala Sekolah SD Negeri 158460 Sialogo, Inisial AL, diduga bersikap sangat arogan saat ditanya mengenai pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Kejadian ini terjadi ketika sejumlah pihak meminta penjelasan terkait penggunaan dana tersebut dan beberapa awak media yang turun kelokasi, namun respons yang diberikan justru mengejutkan.

Dalam pertemuan itu, Kepala Sekolah (Kepsek) Sialogo, inisial AL, menunjukkan reaksi emosional dengan membanting meja saat ditanya terkait penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Sikap tersebut dinilai tidak mencerminkan seorang pemimpin pendidikan yang seharusnya memberikan keterbukaan dan akuntabilitas terhadap penggunaan anggaran sekolah.

Tindakan kepala sekolah yang dianggap tidak profesional. “Kami hanya ingin mendapatkan penjelasan terkait dana BOS, tetapi respons yang diberikan sangat tidak pantas,” ujar salah satu masyarakat (orang tua siswa-siswi) yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepsek inisial AL belum memberikan penjelasan resmi terkait insiden tersebut. Sementara itu, berbagai pihak berharap adanya tindak lanjut dari otoritas terkait untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana BOS di SD Negeri 158460 Sialogo.

Pihak berwenang diharapkan dapat segera melakukan investigasi untuk menghindari terjadinya penyalahgunaan dana pendidikan yang seharusnya digunakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.

Sementara itu, sejumlah pihak berwenang di sektor pendidikan dikabarkan telah menyelidiki insiden ini guna memastikan bahwa pengelolaan dana BOS sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Hingga berita ini di terbitkan kadis pendidikan kabupaten tapanuli tengah belum bisa di hubungi melalui via telepon/WhatsApp nya. 

(D. Waruwu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *