
Berita : Starbpknews id Banyuwangi – Pada hari Jumat tanggal ( 17- 01- 2025 ) mahasiswa BBK Universitas Airlangga Kelompok 10 Desa Tambakrejo Kecamatan Muncar, melakukan sosialisasi mengenai Anti-Bullying atau Anti-Perundungan. Sosialisasi tersebut dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri SDN 2 Tambakrejo ,,Sasaran dari kegiatan sosialisasi tersebut adalah murid kelas 4, 5 , 6, yang terdiri atas 3 kelas. Kegiatan ini merupakan salah satu sarana yang bisa dilakukan untuk mengenalkan dan berbagi ilmu antara para mahasiswa dengan murid-murid sekolah dasar mengenai bullying.
Kegiatan ini diadakan khusus untuk siswa kelas 4, 5, 6 dengan tujuan memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang pentingnya menghormati dan menghargai satu sama lain. Kegiatan tersebut dimulai pada pagi hari. Setelah bertemu dengan awak media mahasiswa Airlangga pembelajaran berupa PowerPoint yang menampilkan gambar-gambar menarik yang menjelaskan mengenai bullying. Selain menampilkan PowerPoint, mahasiswa juga menggelar drama singkat tentang bullying. Hal tersebut dilakukan agar pada murid lebih mudah memahami bagaimana situasi bullying itu terjadi dan apa yang harus dilakukan jika peristiwa tersebut terjadi di lingkungan sekitar mereka.
Kegiatan sosialisasi ini berlangsung dengan suasana penuh keceriaan dan interaktif. Para murid juga dilibatkan pada diskusi mengenai pengalaman mereka yang berhubungan dengan bullying dan bagaimana cara mereka mengatasi hal tersebut. Dalam sesi tanya jawab, murid-murid dengan antusias berbagi pengalaman mereka dan bertanya seputar cara menghadapi situasi yang melibatkan bullying. Para mahasiswa BBK juga memberikan tips praktis kepada siswa tentang bagaimana cara melaporkan tindakan
bullying kepada guru atau orang dewasa yang bisa mereka percaya.

Sosialisasi Anti-Bullying ini mendapatkan apresiasi yang positif oleh para guru dan kepala sekolah SDN 2 Tambakrejo. Hal ini dikarenakan isu bullying mulai marak di sekitar, terlebih di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi anti-bullying ini sangat penting untuk ditanamkan sejak dini. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan murid-murid kelas 4, 5, 6 SDN 2 Tambakrejo, dapat menjadi lebih peka terhadap isu bullying dan mampu menciptakan budaya saling menghormati di sekolah. Selain itu, diharapkan kegiatan ini dapat memperkuat solidaritas dan rasa empati para murid terhadap sesama.
Pewarta ( Slamet )



