Sanggau, Polda Kalbar – Kegiatan pengecekan progres perkembangan tanaman jagung di lahan demplot Polsek Parindu, Dusun Engkayuk, Desa Maringin Jaya, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, berlangsung pada Rabu, 1 April 2026, mulai pukul 13.00 WIB hingga 15.00 WIB.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya monitoring rutin terhadap program ketahanan pangan yang melibatkan kepolisian bersama masyarakat setempat.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Parindu melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi tanaman jagung yang ditanam sejak 7 Maret 2026. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa pertumbuhan tanaman jagung berjalan dengan baik dan relatif merata di seluruh area lahan demplot.
Selain itu, diketahui bahwa tanaman jagung telah memasuki tahap awal perawatan intensif, di mana pemupukan pertama telah dilakukan pada usia 14 hari setelah tanam. Hal ini dinilai sebagai langkah penting untuk memastikan pertumbuhan tanaman tetap optimal dan produktif.
Namun demikian, di beberapa titik lahan mulai terlihat pertumbuhan gulma yang berpotensi menghambat perkembangan tanaman.
Menyikapi hal tersebut, pihak pengelola bersama Polsek Parindu berencana melakukan penyemprotan menggunakan pestisida selektif khusus tanaman jagung guna mengendalikan gulma tanpa merusak tanaman utama.
Lahan demplot jagung tersebut dikelola oleh seorang sukarelawan bernama Budi yang bekerja sama dengan Polsek Parindu dalam proses perawatan hingga panen nantinya. Kolaborasi ini menjadi bentuk nyata keterlibatan masyarakat dalam mendukung program pertanian berkelanjutan di wilayah tersebut.
Kapolsek Parindu, Ipda Nasarius Ling, S.H., M.Sos., menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar pemantauan, tetapi juga sebagai bentuk kehadiran Polri dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.
“Kami ingin memastikan bahwa program demplot ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Selain sebagai sarana edukasi, ini juga diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan di tingkat lokal,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini. Menurutnya, pendekatan humanis yang dilakukan Polsek Parindu bertujuan untuk membangun kepercayaan sekaligus mendorong partisipasi aktif warga dalam kegiatan produktif.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahan demplot jagung Polsek Parindu dapat menjadi contoh bagi masyarakat sekitar dalam mengelola pertanian yang efektif dan berkelanjutan.
Selain meningkatkan hasil produksi, program ini juga memberikan manfaat edukatif serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan wilayah. _(Dny Ard / Humas Res Sgu)_



