Lima Puluh Kota, –starbpknews.id – Minggu, 30 November 2025 , Bupati Lima Puluh Kota Safni Sikumbang secara langsung memantau pengiriman bantuan sembako kepada warga yang terkena dampak banjir dan longsor beberapa hari yang lalu. Dengan kejelasan tujuan yang kuat, bupati menegaskan tidak akan ada satupun warga korban yang terlewatkan atau kekurangan pangan, bahkan mengulang pesan tersebut berkali-kali kepada tim yang bertugas.
bupati mengungkapkan perkiraan jumlah warga yang terdampak di seluruh Kabupaten Lima Puluh Kota mencapai kurang lebih 387 (KK), atau sebanyak 766 jiwa. sekitar 159 KK (372 jiwa) tercatat sebagai pengungsi yang harus meninggalkan tempat tinggalnya akibat banjir dan longsor yang merusak rumah, lahan, dan akses jalan.
“Kita tahu betul kondisi warga saat ini, terutama yang menjadi pengungsi setelah banjir dan longsor melanda beberapa hari yang lalu. Pokoknya warga yang kena musibah, tidak boleh ada yang tidak makan. Itu adalah prioritas nomor satu kita saat ini,” ujar bupati saat melihat truk bantuan siap berangkat dari gudang penyimpanan daerah.
Untuk menampung pengungsi, pemerintah kabupaten telah menyediakan beberapa posko yang dilengkapi fasilitas dasar. Di antaranya adalah posko pengungsian di Kenagarian Koto Tinggi, Kenagarian Pandam Godang, Kenagarian Baruah Gunung, serta dapur umum yang disiapkan di halaman kantor Camat Gunung Omeh untuk memenuhi kebutuhan makan bersama pengungsi di wilayah tersebut.
Pengiriman hari ini merupakan bagian dari program bantuan darurat yang telah direncanakan sebelumnya, yang diperkuat dengan tambahan satu truk bahan pangan guna memenuhi kebutuhan yang semakin meningkat di berbagai posko. Isi bantuan yang disalurkan mencakup beras, telur, minyak goreng, dan Indomi, barang-barang pokok yang sangat dibutuhkan oleh warga dalam kondisi darurat, terutama yang tinggal di posko.
Bupati juga memberikan peringatan tegas kepada rekanan yang bertugas membagikan sembako agar melakukan pengecekan dengan cermat dan transparan, sesuai daftar yang telah disusun bersama camat dan kepala kenagarian. “Jangan sampai yang tidak menerima bantuan ini. Saya minta tim untuk membuat daftar yang jelas dan memastikan semua korban – baik yang tinggal di posko maupun yang masih bisa tinggal di rumah tapi terkena dampak – mendapatkan bagiannya. Kalau ada yang terlewat, segera laporkan agar bisa diperbaiki,” tegasnya sekali lagi.
Selain bantuan pangan, bupati juga mengumumkan bahwa penunjang medis telah disiapkan sepenuhnya untuk mendukung warga korban. “Ditambah lagi bantuan medis kita menyiapkan semua – mulai dari tenaga kesehatan yang mengunjungi posko secara teratur, obat-obatan esensial, hingga fasilitas pemeriksaan sederhana. Kita tidak hanya peduli kelaparan, tapi juga kesehatan warga yang mungkin terkena masalah seperti flu, gatal-gatal, atau luka akibat musibah,” jelasnya.
Menurut Wabup , Badrito yang turut hadir dalam acara pengiriman, program bantuan sembako ini akan berlanjut secara berkala selama beberapa minggu ke depan, tergantung kondisi dan kebutuhan warga. “Kita akan terus memantau perkembangan situasi – mulai dari tingkat genangan air, kerusakan infrastruktur, hingga kebutuhan warga di posko. Tujuan kita adalah memastikan warga merasa terbantu dan bisa pulih secepatnya untuk membangun kembali tempat tinggal dan kehidupannya seperti semula,” tambah Wabup.
( Red )




