HALSEL, StarBPKNews.id – Ketua Persatuan Nelayan Tradisional Indonesia (PNTI) Maluku Utara, Fadel Salasa, meminta Polda Maluku Utara bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Maluku Utara segera mengambil langkah cepat untuk menyelidiki peristiwa matinya ikan yang dilaporkan terjadi di pesisir Pantai Obi, Kabupaten Halmahera Selatan.
Menurut Fadel, peristiwa tersebut telah menimbulkan perhatian masyarakat, khususnya para nelayan tradisional yang menggantungkan kehidupan mereka dari hasil laut. Ia berharap pemerintah dan aparat penegak hukum segera turun ke lapangan untuk memastikan penyebab kejadian tersebut melalui pemeriksaan ilmiah.
Ia menegaskan bahwa penyelidikan harus dilakukan secara profesional dengan melibatkan instansi teknis yang berwenang. Pengambilan sampel air laut, pemeriksaan kualitas lingkungan, serta analisis terhadap ikan yang ditemukan mati dinilai penting untuk mengetahui penyebab sebenarnya.
Fadel mengatakan, hasil investigasi nantinya harus disampaikan secara terbuka kepada masyarakat agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi. Transparansi dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memberikan kepastian kepada nelayan dan warga pesisir.
Selain itu, PNTI Maluku Utara berharap pemerintah daerah turut berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau perkembangan kondisi perairan di sekitar Pulau Obi. Apabila ditemukan adanya pencemaran atau pelanggaran terhadap ketentuan lingkungan hidup, maka penanganannya harus dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Ia juga mengingatkan bahwa ekosistem laut merupakan sumber kehidupan masyarakat pesisir. Kerusakan lingkungan, apa pun penyebabnya, dapat berdampak terhadap hasil tangkapan nelayan, keberlangsungan biota laut, serta aktivitas ekonomi masyarakat.
PNTI Maluku Utara mengajak seluruh pihak untuk menunggu hasil penyelidikan resmi dari instansi yang berwenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Menurut Fadel, penyelesaian persoalan ini harus didasarkan pada data ilmiah dan fakta di lapangan.
Di akhir keterangannya, Fadel Salasa berharap Polda Maluku Utara, DKP Maluku Utara, pemerintah daerah, dan seluruh pihak terkait dapat bergerak cepat menangani persoalan tersebut demi melindungi lingkungan pesisir, menjaga keberlanjutan sumber daya laut, serta memberikan kepastian kepada masyarakat mengenai penyebab matinya ikan di pesisir Pantai Obi.


