Sanggau, Polda Kalbar – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai langkah nyata di lapangan. Salah satunya dilakukan Polsek Bonti, Polres Sanggau, dengan melaksanakan pengecekan tanaman jagung hibrida pada lahan Demplot II Tahun 2026 dalam rangka Program 2 Pemanfaatan Lahan Produktif di Kecamatan Bonti, Kabupaten Sanggau, Sabtu (4/7/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 13.00 WIB tersebut dilaksanakan oleh personel Polsek Bonti di lahan milik petani mitra sebagai bagian dari monitoring rutin terhadap perkembangan tanaman jagung yang menjadi salah satu komoditas unggulan dalam mendukung swasembada pangan dan peningkatan kesejahteraan petani.
Pengecekan difokuskan pada kondisi tanaman pascaaplikasi pestisida dan racun tikus yang sebelumnya dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap serangan hama. Monitoring ini bertujuan memastikan efektivitas pengendalian hama sekaligus menjaga produktivitas tanaman menjelang masa panen.
Lahan yang diperiksa berada di Dusun Sami, Desa Sami, Kecamatan Bonti dengan luas sekitar 1,5 hektare. Lahan tersebut merupakan milik Sumardyyono yang tergabung dalam Kelompok Tani Cinta Damai. Adapun varietas jagung yang dibudidayakan adalah Beltras 1 dengan usia tanaman telah mencapai 87 hari setelah tanam (HST).
Hasil pengecekan menunjukkan perkembangan tanaman jagung berada dalam kondisi baik. Pertumbuhan tanaman terlihat optimal dengan tongkol yang berkembang normal, serta tidak ditemukan adanya serangan hama tikus yang berpotensi merusak tanaman maupun menurunkan hasil produksi. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa langkah pengendalian hama yang dilakukan sebelumnya berjalan efektif.
Kapolsek Bonti, IPTU Erpan Yudi Asmara, mengatakan bahwa kegiatan monitoring merupakan bentuk pendampingan Polri kepada para petani dalam memastikan program ketahanan pangan berjalan sesuai harapan. Menurutnya, keberhasilan sektor pertanian menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah maupun nasional.
“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga berkomitmen mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Melalui pengecekan rutin terhadap lahan demplot ini, kami ingin memastikan tanaman tumbuh dengan baik sehingga hasil panen nantinya dapat memberikan manfaat bagi petani sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional,” ujar IPTU Erpan.

Kapolsek Bonti menambahkan bahwa sinergi antara Polri, kelompok tani, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif. Pendampingan yang dilakukan diharapkan mampu meningkatkan semangat petani dalam mengelola lahan secara berkelanjutan dan produktif.
Program Demplot II Polsek Bonti merupakan bagian dari implementasi Program 2 Pemanfaatan Lahan Produktif yang mendukung penguatan ketahanan pangan nasional. Program tersebut selaras dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan produksi pertanian, memperkuat kesejahteraan petani, serta mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia melalui pencapaian swasembada pangan.
Seluruh rangkaian kegiatan pengecekan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Polsek Bonti menegaskan akan terus melakukan pendampingan serta monitoring secara berkala terhadap lahan pertanian binaan sebagai wujud kontribusi nyata Polri dalam mendukung pembangunan sektor pertanian dan memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Sanggau. _(Dny Ard / Humas Res Sgu)
Pewarta ( Alantitus / Batuah )




