KLINIK BERDAYA SAWIT BGA REGION SEI MELAYU BEKALI ILMU BUDIDAYA UNGGUL BAGI 41 PETANI MANDIRI DI PENGATAPAN RAYA

Pontianak,starbpknews.id–12 Juni 2026 – Dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan kebun dan kesejahteraan petani kelapa sawit, Klinik Berdaya Sawit BGA Region Sei Melayu menggelar kegiatan pelatihan dan pendampingan yang dilaksanakan di Sekretariat Koperasi Bukit Janji Bersama, Desa Pengatapan Raya, Kecamatan Tumbang Titi, pada Senin, 8 Juni 2026. Kegiatan ini diselenggarakan bekerja sama dengan Koperasi Bukit Janji Bersama dan mitra strategis PT Sentosa Prima Agro (SPA) BGA Region 10, berlangsung tepat di tengah kawasan perkebunan milik warga setempat agar lebih relevan dengan kondisi lapangan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Pengatapan Raya, Yustinus, serta diikuti oleh sebanyak 41 orang peserta yang terdiri dari petani sawit mandiri anggota Koperasi Bukit Janji Bersama mitra PT SPA BGA Region 10 dan petani sawit mandiri lainnya yang berdomisili di wilayah Desa Pengatapan Raya.

🎯 TUJUAN UTAMA PROGRAM KLINIK BERDAYA SAWIT

Program Klinik Berdaya Sawit merupakan salah satu inisiatif berkelanjutan yang digagas oleh Bumitama Gunajaya Agro (BGA). Kegiatan ini secara khusus ditujukan bagi para petani swadaya atau mandiri yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan. Tujuan utamanya adalah memberikan bekal pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman teknis yang tepat agar para petani mampu mengelola kebunnya secara baik, benar, dan berkelanjutan. Diharapkan dengan penerapan teknik budidaya yang sesuai standar, produktivitas dan kualitas tandan buah segar (TBS) dapat meningkat secara signifikan, yang pada akhirnya akan berdampak langsung pada peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan ekonomi keluarga petani.

🗣️ APRESIASI DAN HARAPAN KEPALA DESA

Dalam sambutannya, Kepala Desa Pengatapan Raya, Yustinus, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan pelatihan ini di wilayahnya. Menurutnya, pengetahuan tentang cara mengelola kebun sawit yang baik dan benar sangat dibutuhkan oleh para petani di desanya.

“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini. Selama ini banyak petani yang berkeinginan mendapatkan hasil panen yang melimpah, namun belum memahami secara detail teknik budidaya yang tepat. Melalui pelatihan ini, kami berharap para petani dapat menyerap ilmu yang disampaikan, menerapkannya di kebun masing-masing, sehingga menghasilkan TBS yang berkualitas tinggi dan dapat diserap dengan baik oleh pabrik pengolahan milik Bumitama Gunajaya Agro,” ujar Yustinus.

📚 MATERI PELATIHAN YANG KOMPREHENSIF DAN TERSTRUKTUR

Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber kompeten yang menyampaikan materi yang disusun secara sistematis mulai dari aspek kebijakan hingga teknis budidaya:

1. Sosialisasi Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dan Sarana Prasarana Perkebunan
Materi pertama disampaikan oleh Valerio, S.P., selaku Verifikator Provinsi untuk Kegiatan Percepatan Peremajaan Sawit Rakyat (PKSP) dan Sarana Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit Provinsi Kalimantan Barat.

Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan secara rinci mengenai program peremajaan sawit rakyat yang merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memperbarui tanaman yang sudah tua atau tidak produktif lagi, serta dukungan penyediaan sarana dan prasarana yang dapat diakses oleh kelompok tani.

Informasi ini sangat penting agar petani memahami hak dan kesempatan yang tersedia untuk mengembangkan usahanya.

2. Fisiologi Tanaman Kelapa Sawit
Selanjutnya, Yokananda selaku Manajer BBNE PT SPA menyampaikan materi mengenai fisiologi tanaman kelapa sawit.

Beliau menjelaskan bagaimana tanaman tumbuh, berkembang, serta faktor-faktor alami yang memengaruhi pertumbuhan dan pembuahan. Pemahaman mendasar ini menjadi fondasi penting agar petani dapat memahami kebutuhan tanaman secara tepat.

3. Teknik Pemupukan dan Pengendalian Hama Penyakit untuk Peningkatan ProduksiMateri teknis yang paling ditunggu disampaikan oleh Fathurahman, Asisten Riset BGA Region 10. Beliau memaparkan secara praktis mengenai jenis dan dosis pupuk yang tepat sesuai fase pertumbuhan tanaman, cara aplikasi yang efisien, serta teknik mengenali dan mengendalikan serangan hama dan penyakit tanaman tanpa merusak keseimbangan lingkungan. Materi ini diharapkan dapat langsung diterapkan petani di kebun masing-masing.

💬 ANTUSIASME PESERTA DAN PENUTUPAN KEGIATAN

Selama kegiatan berlangsung, terlihat antusiasme yang sangat tinggi dari seluruh peserta. Suasana diskusi berjalan aktif dan interaktif, di mana banyak petani yang mengajukan pertanyaan terkait permasalahan yang sering mereka temui di lapangan, serta saling berbagi pengalaman antar sesama petani. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan pengetahuan dan pendampingan teknis di kalangan petani swadaya sangat besar.

Sebagai bentuk apresiasi atas keaktifan peserta dalam mengikuti rangkaian acara, kegiatan ditutup dengan pembagian hadiah hibah (doorprize) bagi para petani yang aktif bertanya dan berdiskusi.

🤝 KOMITMEN KEBERLANJUTAN

Melalui kegiatan ini, Bumitama Gunajaya Agro melalui Program Klinik Berdaya Sawit kembali menegaskan komitmennya untuk tidak hanya berperan sebagai pembeli hasil panen, namun juga menjadi mitra pengembangan bagi petani kelapa sawit mandiri.

Pendampingan seperti ini diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar tercipta ekosistem industri kelapa sawit yang kuat, sehat, dan menguntungkan bagi seluruh pihak, terutama bagi petani sebagai tulang punggung pasokan bahan baku.

Diterbitkan oleh:corporate social Responsibility

Penulis :Natalius

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *