Paolus Hadi menghadiri kegiatan tahunan Pesta Panen Padi atau Pekan Gawai Mpara Pade Dayak Tarak’ng IV Tahun 2026 yang dilaksanakan di Rumah Betang Balai Batang Tarang, Kabupaten Sanggau.
Kegiatan berlangsung pada 25 Mei 2026 sebagai pembukaan dan akan ditutup pada 27 Mei 2026. Dalam kegiatan tersebut, Paolus Hadi yang juga selaku Pemuntuh Agung Dewan Adat Dayak Kabupaten Sanggau hadir bersama istrinya, Rita Apolina.
Dalam sambutannya di hadapan tamu undangan dan masyarakat yang hadir, Paolus Hadi menyampaikan pentingnya menjaga, memelihara, dan mempertahankan tradisi adat budaya Dayak agar tidak punah ditelan perkembangan zaman.
Ia mengatakan bahwa tradisi Gawai Dayak merupakan warisan leluhur yang harus dijaga oleh generasi penerus.
“Kegiatan seperti ini sudah ada sejak zaman nenek moyang kita. Tugas kita sebagai anak cucu adalah menjaga dan mempertahankan adat budaya Dayak agar tetap lestari,” ujarnya.
Pekan Gawai Mpara Pade Dayak Tarak’ng IV Tahun 2026 ini diikuti sejumlah desa di Kecamatan Balai Batang Tarang, antara lain:
Desa Temiang Taba dipimpin Kepala Desa Kiang, A.Md
Desa Senyabang dipimpin Alfonsius Akhiang, S.Pd
Desa Kebadu dipimpin Cenghin
Desa Empirang Ujung dipimpin Dores, A.Md
Desa Hilir Kota dipimpin Ashadi Cahyadi
Desa Cowet dipimpin Pirminus Salomon
Desa Buluh Bala dipimpin Lambertus Agustinus
Desa Tae dipimpin Milkianus Midi
Desa Tae lainnya dipimpin Gadak, SE
Desa Temiang Mali dipimpin Alpin
Desa Mak Kawing dipimpin Yulius, A.Md
Desa Semoncol dipimpin Subur
Dalam kesempatan tersebut, Paolus Hadi juga mengingatkan masyarakat agar menjaga adat, budaya, tradisi, serta kelestarian alam seperti hutan, air, dan tanah agar tidak rusak karena merupakan aset penting bagi generasi mendatang.
Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan ekonomi agar masyarakat Dayak tidak menjadi penonton di daerah sendiri.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena, Ketua DPRD Sanggau Hendrikus Hengky, Wakil Ketua DPRD Roby Sugianto, anggota DPRD Sanggau Yuvenalis Krismono dan Singku, perwakilan Pemerintah Provinsi
Kalimantan Barat, tokoh adat, tokoh agama, camat, kepala desa, perangkat desa, OPD, BPD, serta para panitia gawai yang diketuai Kepala Desa Empirang Ujung, Dores, A.Md.
Suasana pembukaan berlangsung meriah dan diperkirakan dihadiri sekitar 6.000 pengunjung dan penonton, baik dari daerah setempat maupun luar daerah.
Setelah acara pembukaan dan sambutan, rombongan pemerintah serta tamu undangan meninjau stan masing-masing desa untuk melihat hasil karya dan menikmati makanan serta kuliner tradisional yang disediakan masyarakat.
Acara kemudian dilanjutkan dengan makan bersama atau “beramik beranjek” yang telah disiapkan oleh panitia, pemerintah, Forkopimcam, dan masyarakat Kecamatan Balai Batang
Tarang. Dalam suasana penuh kebersamaan tersebut, para pejabat dan masyarakat saling berbagi cerita serta menyampaikan ucapan selamat Hari Gawai Mpara Pade Dayak Tarak’ng IV Tahun 2026.
Selama kegiatan berlangsung, acara berjalan dengan tertib, aman, lancar, sukses, dan kondusif.
Pewarta: Alantitus




