Sanggau – Musibah kebakaran yang terjadi di Pasar Sosok, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, pada 22 Maret 2026, menghanguskan sebanyak 13 rumah, baik yang terbakar habis maupun yang terdampak.
Melihat kejadian tersebut, Keluarga Besar Panampe menunjukkan kepedulian dan rasa prihatin dengan menyalurkan bantuan berupa uang tunai kepada masyarakat yang terdampak.
Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para korban.
Penyerahan bantuan dilakukan pada Minggu, 29 Maret 2026, oleh perwakilan Keluarga Besar Panampe, yaitu Junior Liston, Yosep, Rafik, Ependy, dan Rusi, SE. Bantuan tersebut diterima langsung oleh tim relawan di posko bencana kebakaran Pasar Sosok, Kecamatan Tayan Hulu.
Keluarga Besar Panampe sendiri merupakan komunitas yang dibentuk pada 6 Oktober 2022, yang digagas oleh generasi muda. Nama “Panampe” diambil dari sebuah bukit atau gunung yang terletak di perbatasan Kabupaten Landak dan Kabupaten Sanggau, tepatnya di Kampung Paragongk. Bukit tersebut dikenal sebagai tempat tertinggi untuk melihat pemandangan wilayah sekitar.

Komunitas ini merupakan bagian dari sub-suku Dayak Banyuke Banyadu, yang memiliki komitmen kuat dalam menjaga lingkungan, melestarikan adat dan budaya, serta peduli terhadap masyarakat.
Makna “Panampe” sendiri diartikan sebagai sikap menampakkan diri kepada orang lain dengan semangat yang kuat, kompak, serta bersatu dalam kebersamaan dan keberagaman. Nilai tersebut juga menjadi dasar bagi komunitas ini dalam menjaga dan menjunjung tinggi adat serta budaya.
Hal tersebut disampaikan oleh pengurus Panampe kepada media saat kegiatan penyerahan bantuan di posko bencana kebakaran Pasar Sosok.
Pewarta: Alantitus




