Halmahera Selatan, starbpknesw id Senin 05/01/2016
Sejumlah warga Desa Kawasi mempertanyakan transparansi penyaluran bantuan bahan bakar minyak (BBM) yang sebelumnya disiapkan oleh PT Harita Nickel untuk membantu masyarakat saat pasokan listrik dari genset warga tidak stabil.
Bantuan tersebut disebutkan sebesar Rp100.000 per kepala keluarga (KK) bagi sekitar 160 KK, dengan total anggaran kurang lebih Rp16 juta. Dana itu diperuntukkan bagi kebutuhan BBM guna menunjang listrik sementara bagi warga. Namun, di tengah masyarakat berkembang pembicaraan bahwa sebagian dana diduga tidak digunakan sesuai peruntukan awal.
Ketua RT 01 Desa Kawasi, Raymond Nanlessy,
mengatakan warga hanya ingin mengetahui secara jelas ke mana dana bantuan tersebut disalurkan.
“Kami hanya ingin tahu ke mana dana dari Harita Nickel itu digunakan. Kalau memang untuk kepentingan bersama, tidak ada masalah. Tapi kalau disalahgunakan untuk kegiatan lain, apalagi bukan untuk kebutuhan warga, itu perlu dijelaskan secara terbuka,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa ketidakjelasan penggunaan dana dapat memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Hal senada disampaikan tokoh masyarakat Desa Kawasi, Hamja Lewer, yang juga menjabat sebagai Ketua RT 02. Menurutnya, bantuan yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan dasar masyarakat tidak boleh dialihkan tanpa sepengetahuan warga.
“Kalau ada ketidaksesuaian penggunaan dana, masyarakat perlu diberi penjelasan secara terbuka ke mana dana itu dipakai,” kata Hamja.
Warga berharap pihak-pihak terkait segera memberikan klarifikasi agar persoalan ini tidak berkembang menjadi polemik berkepanjangan dan menimbulkan kecurigaan yang lebih luas.
Sementara itu, Julfandi Gani, Sekretaris Jenderal Konsorsium Advokasi Tambang (KATAM), menilai transparansi dan komunikasi terbuka sangat penting dalam pengelolaan bantuan sosial.
“Jika tidak ada yang disembunyikan, seharusnya tidak ada alasan untuk menutup-nutupi penggunaan dana. Klarifikasi terbuka wajib dilakukan agar tidak menimbulkan kecurigaan dan potensi konflik di masyarakat,” ujarnya.
FS
Media starbpknesw id




