Maulid Nabi di Surau Al-Istiqamah: Ustadz Muhamad Yusran Ajak Jamaah Teladani Akhlak Rasulullah

Tembilahan 14 September 2025
– Suasana penuh khidmat menyelimuti Surau Al-Istiqamah pada Minggu malam, 14 September 2025, ketika ratusan jamaah berkumpul untuk memperingati kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW. Acara Maulid Nabi tahun ini menghadirkan penceramah Ustadz Muhamad Yusran, serta dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, Ketua RT 004, Ketua RT 005, para ibu-ibu, dan masyarakat sekitar yang memenuhi ruangan surau.

Kegiatan dimulai selepas shalat Isya berjamaah. Lantunan shalawat dan doa membuka jalannya acara, menambah nuansa religius dan kekhusyukan. Jamaah dari berbagai kalangan hadir dengan penuh antusias, bahkan sebagian harus rela duduk di serambi luar surau karena keterbatasan tempat. Semangat kebersamaan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW begitu terasa di antara para jamaah.

Tausiah Ustadz Muhamad Yusran

Puncak acara Maulid Nabi adalah tausiah yang disampaikan oleh Ustadz Muhamad Yusran. Dalam ceramahnya, beliau menekankan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar mengenang hari kelahiran Rasulullah, tetapi juga momen penting untuk memperkokoh keimanan, menambah kecintaan kepada Nabi, serta meneladani akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari.

“Rasulullah adalah uswah hasanah, teladan terbaik bagi umat manusia. Akhlak beliau mulia, penuh kasih sayang, adil, dan senantiasa mengutamakan kepentingan umat di atas kepentingan pribadi. Jika kita benar-benar mencintai Rasulullah, maka cinta itu harus kita wujudkan dengan meneladani akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Ustadz Muhamad Yusran.

Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga silaturahmi dan persaudaraan di tengah masyarakat. Menurutnya, salah satu warisan besar Rasulullah SAW adalah semangat persatuan dan kepedulian sosial, yang harus terus dihidupkan agar umat Islam senantiasa kuat menghadapi tantangan zaman.

Kehadiran Tokoh Masyarakat dan RT

Acara semakin semarak dengan kehadiran para tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. Ketua RT 004 dan Ketua RT 005 juga turut hadir, memberikan sambutan singkat yang penuh makna.

Ketua RT 004 menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini. “Alhamdulillah, kita bisa berkumpul bersama dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Semoga acara ini membawa berkah, mempererat silaturahmi, serta menambah semangat kita dalam meneladani ajaran Rasulullah,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua RT 005 menekankan pentingnya menjaga kebersamaan antarwarga. “Acara seperti ini bukan hanya pengingat keagamaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan dan kebersamaan kita sebagai umat,” katanya.

Antusiasme Jamaah

Antusiasme masyarakat begitu terasa. Sejak sore hari, para ibu-ibu bersama panitia sudah menyiapkan hidangan untuk para tamu dan jamaah. Kehadiran mereka bersama keluarga menambah semarak acara. Banyak anak-anak turut serta, menjadikan peringatan Maulid Nabi sekaligus sarana pendidikan agama sejak dini.

Salah seorang jamaah yang hadir menyampaikan rasa syukurnya. “Acara ini sangat bermanfaat, selain bisa mendengarkan tausiah yang menambah ilmu, kami juga bisa bersilaturahmi dengan sesama warga. Semoga kegiatan seperti ini terus berlangsung setiap tahun,” ujarnya dengan penuh harap.

Nilai Spiritualitas dan Kebersamaan

Peringatan Maulid Nabi di Surau Al-Istiqamah bukan hanya sekadar kegiatan seremonial. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi momentum meningkatkan kualitas iman dan takwa. Kisah perjuangan Nabi yang disampaikan dalam tausiah mengingatkan jamaah tentang keteguhan Rasulullah dalam menyebarkan Islam dengan penuh kesabaran dan kasih sayang.

Selain aspek spiritual, kegiatan ini juga memperkuat nilai kebersamaan. Gotong royong warga terlihat sejak persiapan hingga pelaksanaan acara. Mulai dari membersihkan surau, menyusun tempat duduk, menyiapkan konsumsi, hingga memastikan kenyamanan jamaah, semua dilakukan bersama-sama. Nilai solidaritas dan kekompakan tersebut menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan yang diajarkan Rasulullah masih hidup di tengah masyarakat.

Harapan ke Depan

Menjelang akhir acara, perwakilan panitia menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan. “Kami sangat bersyukur atas kerja sama dan partisipasi semua pihak, baik tokoh masyarakat, jamaah, maupun para ibu-ibu yang telah membantu menyiapkan acara ini. Semoga kegiatan ini menjadi amal jariyah bagi kita semua,” ungkapnya.

Panitia berharap peringatan Maulid Nabi di Surau Al-Istiqamah bisa terus dilaksanakan setiap tahun dengan semakin baik dan bermanfaat. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu menanamkan rasa cinta yang lebih dalam kepada Rasulullah SAW, sekaligus mempererat ukhuwah islamiyah antarwarga.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah seorang tokoh agama setempat. Seluruh jamaah menundukkan kepala, memohon rahmat dan keberkahan kepada Allah SWT. Setelah itu, para hadirin dipersilakan menikmati hidangan sederhana yang telah disiapkan panitia, sebagai penutup kebersamaan malam penuh makna tersebut.

Dengan terselenggaranya acara Maulid Nabi di Surau Al-Istiqamah ini, masyarakat setempat berharap dapat terus menghidupkan nilai-nilai Islami dalam kehidupan sehari-hari. Teladan Rasulullah SAW yang penuh kasih sayang, kejujuran, dan keteguhan diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh jamaah untuk membangun masyarakat yang lebih beriman, rukun, dan harmonis.

(Idham rizal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *