Berita – starbpknews.id.
Toba:Perkiraan Cuaca menjadi salah satu indikator utama dalam pelaksanaan suatu olahraga. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika(BMKG) Silangit menjadi paramater perkiraan cuaca di acara pelaksanaan Kedua olahraga air “UIM-ABP Aquabike Endurance & Class Pro Circuit World Championship dan UIM F1H2O World Championship – Grand Prix of Indonesia 2025″. BMKG memastikan perkiraan cuaca dihari yang tersisa kepada 52 rider yang akan tampil dihari sabtu 16 Agustus 2025 hingga sore hari ini.
Saat diwawancara rekan media, Kepala Stasiun BMKG Silangit Gatot Rudiantoro didampingi Staff mengatakan, Kami melakukan pemantauan rutin demi kelancaran event internasional Jetski tersebut. Untuk kecepatan angin masih diangka 2 Knot, masih diangka standar dibawah 10 Knot dan Tinggi gelombang setengah meter, ucap Gatot.
Terkait peralatan apa yang dipakai dalam mendeteksi cuaca? Gatot menjawab, Untuk peralalatannya” Automatic Weather Station (AWS)” yang dipasang di sekitar venue. Mendeteksi perubahan cuaca secara akurat, mulai dari kecepatan angin hingga gelombang danau. Informasi inilah yang menjadi indikator laporan kami agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan kepada rider. Status cuaca Cerah Berawan dan kondisi masih Aman.
Pantauan media hingga pukul empat sore, kondisi 52 rider yang bertanding berlangsung aman. Informasi dari Panitia Injourney, kelas yang dipertandingkan diantarannya Runabout GP1, SKI Division GP1, SKI Ladies dan Freestyle.
(S, Zebua)




