Surabaya,Jawa timur.starbpknews.id.
Kadisdik provinsi Jawa timur DR. ARIES AGUNG PAEWAI S.STP., M.M.mengajak seluruh keluarga besar dinas pendidikan Jawa timur untuk bersama sama memperingati HUT RI ke 80 tahun.
Makna persatuan menjadi refleksi dalam tema HUT ke-80 Republik Indonesia. “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” merupakan visi besar negara yang diperjuangkan bersama oleh pemimpin dan seluruh rakyat Indonesia
Dalam dunia pendidikan “Bersatu Berdaulat” bermakna semangat yang mencerminkan karakter bangsa Indonesia yang selalu menjunjung tinggi kerukunan antar warga dan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan “Rakyat Sejahtera”, , Bpk kadis DR. ARIES AGUNG PAEWAI S.STP., M.M. juga mengungkapkan rasa yang juga menjadi pengusung generasi muda yang berprestasi dari dunia pendidikan ikut berpartisipasi di dalam merefleksikan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk mensejahterakan rakyat. Melalui 8 Asta Cita, 17 program prioritas, dan 8 Program Hasil Terbaik Cepat, pemerintah fokus memastikan kesejahteraan masyarakat.
DR. ARIES AGUNG PAEWAI S.STP., M.M.juga menjelaskan bahwa program pendidikan pada tahun 2025 ini “Anak-anak kita dipastikan mendapatkan makanan yang memenuhi angka kecukupan gizi melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG). Anak-anak kita yang selama ini tidak bisa mendapatkan akses ke pendidikan, kita fasilitasi dengan adanya Sekolah Rakyat. Dengan begitu, kita harapkan mereka punya modal untuk hidup lebih sejahtera,” ungkap bapak Aris Agung paweii selaku kadis pendidikan provinsi Jawa Timur. Rabu (13/08).
Adapun “Indonesia Maju”, menurut bapak DR. ARIES AGUNG PAEWAI S.STP., M.M di dalam dunia pendidikan khususnya di Jawa timur , menggambarkan cita-cita bersama untuk menjadi negara maju dengan cara meningkatkan daya saing global, pembangunan
infrastruktur, dan tercapainya visi “Indonesia Emas”
“Masyarakat bisa merasakan secara langsung kemajuan ini dengan adanya peluang untuk berkembang, akses pendidikan yang merata, dan rasa bangga menjadi bagian dari Indonesia,” tegasnya.
Bapak DR. ARIES AGUNG PAEWAI S.STP., M.M. juga menjelaskan tentang arti simbol persatuan tersirat dalam logo HUT ke-80 RI yang terdiri dari tiga unsur utama yang mencerminkan arah perjalanan Indonesia. Pertama, bentuk inti yang sama menggambarkan persatuan sebagai dasar dari kedaulatan.
“Jadi di tengah keberagaman bangsa, ada pondasi yang kokoh yang menyatukan kita. Sebagai penyeimbang dinamika garis sirkular. Bentuk ini menciptakan stabilitas visual dan memperkuat keterhubungan antar elemen. Simbol ini juga jadi pemersatu yang mengingatkan kita bahwa kedaulatan hanya bisa tumbuh ketika rakyat merasa mewakili dan atau terwakili,”ujarnya
Unsur kedua adalah garis manifestasi (garis putih di bagian dalam). Tarikan garis sirkular yang membentuk siluet angka 80 direpresentasikan melalui satu garis kontinu yang mengaksentuasi bentuknya. Garis ini menjadi simbol gerak yang berkesinambungan juga merepresentasikan perjalanan kolektif rakyat Indonesia menuju kehidupan yang lebih adil, setara, dan bermartabat, serta mewujudkan harapan. “Ini menjadi manifestasi kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.
( Indrawan)




