Desa Susepe Menuntut Tanggapan, Bupati Diminta Bertindak Cepat atas Petisi Masyarakat ,

Labuha, starbpknesw id. Masyarakat Desa Susepe, Kecamatan Obi Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, telah menyerahkan petisi (15 Mei 2025) kepada Bupati Halmahera Selatan yang menuntut pemberhentian Kepala Desa Susepe, Sudin Jumati.28-05-2025)

Petisi ini diserahkan karena masyarakat merasa tidak puas dengan kinerja Kepala Desa yang dinilai tidak transparan dalam pengelolaan anggaran dana desa.

Petisi ini dilatarbelakangi oleh beberapa alasan, antara lain:

1. Tidak ada transparansi penggunaan anggaran dana desa sejak tahun 2020-2024.
2. Banyak kejanggalan dan ketidakberesan dalam pengelolaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) sejak tahun anggaran 2020-2024 yang berdampak negatif pada kesejahteraan masyarakat.
3. Intimidasi yang dilakukan oleh Kepala Desa Susepe terhadap masyarakat yang bekerja di PT. Wijaya Kencana Indonesia (WKI), Karyawan APMS, Guru-guru dan Kepala Sekolah SDN 175, Ibu-ibu Kader Posyandu, dan Kepala Dusun Barat yang diberhentikan karena menuntut transparansi anggaran ADD dan DD tahun 2020-2024.
4. Hasil Audit Inspektorat yang dilakukan pada tanggal 30 April 2025 sampai 1 Mei 2025 menemukan banyak kejanggalan/penyelewengan pada setiap tahunnya yang merujuk pada adanya unsur Tindak Pidana Korupsi dalam pengelolaan keuangan desa.

Masyarakat Desa Susepe menuntut agar:

1. Kepala Desa Susepe, Sudin Jumati, segera diberhentikan dari jabatannya.
2. Dilakukan proses hukum terhadap Kepala Desa Susepe sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
3. Diadakan pemilihan Kepala Desa baru yang transparan dan demokratis untuk menggantikan posisi Kepala Desa yang kosong, atau mengangkat Pejabat Sementara (Pjs).

Masyarakat sangat berharap agar petisi ini menjadi perhatian serius bagi Bupati Halmahera Selatan dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Halmahera Selatan untuk mengambil tindakan yang tepat dan adil demi kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat Desa Susepe.

Sampai saat ini, masyarakat Desa Susepe masih menunggu tanggapan dari Bupati Halmahera Selatan terkait petisi yang telah diserahkan.

Masyarakat berharap agar petisi ini tidak hanya menjadi seruan kosong, tetapi dapat menjadi langkah awal bagi perubahan yang lebih baik bagi Desa Susepe kedepan.

Media starbpknesw id
( Del)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *