Halbar Pimpin Investasi di Maluku Utara pada 2024

 

Halbar Starbpknews.id Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Provinsi Maluku Utara merilis data perkembangan realisasi investasi triwulan ke IV tahun 2024.

Kepala Dinas PTSP Maluku Utara, Bambang Hermawan menjelaskan, paparan ini memberikan gambaran mengenai perkembangan investasi di Malut pada tahun 2024.

Realisasi tersebut mencakup investasi Penanaman Modal Asing (PMA), dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), ditambah kontribusi sektor usaha, capaian target investasi, serta dampaknya terhadap perekonomian seperti penyerapan tenaga kerja. “Jadi data realisasi investasi yang diolah diperoleh dari Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang disampaikan oleh pelaku usaha,” kata Bambang, Kamis (13/02/2025).

Bambang memaparkan, untuk realisasi investasi PMA dan PMDN, total investasi tahun 2024 sebesar Rp 75,02 triliun, terdiri dari sektor PMA sebesar Rp 65,89 triliun atau 87,82 persen, dan PMDN sebesar Rp 9,13 triliun 12,1 8 persen.

Sedangkan untuk perbandingan (YoY), nilai investasi mengalami penurunan sebesar 7,24 persen pada tahun 2024 dibandingkan dengan tahun 2023. Faktor ini disebabkan terutama oleh penurunan investasi asing. Sedangkan investasi dalam negeri PMDN mengalami kenaikan signifikan sebesar 32,37 persen.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara menargetkan Investasi yang masuk pada tahun 2024 sebesar Rp 92,72 triliun, terealisasi mencapai 80,91 persen dari target, dengan variasi yang signifikan di masing-masing kabupaten dan kota.

Performa terbaik capaian investasi ditempati Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) yaitu 1046,14 persen dari target, sedangkan performa terendah yakni Halmahera Utara (Halut) yaitu 36,02 persen dari target.

“Karena itu perhitungan target investasi ini didasarkan pada rata-rata capaian realisasi investasi selama 2 tahun terakhir dan digunakan sebagai acuan untuk menetapkan nilai target kumulatif yang diharapkan untuk Provinsi Maluku Utara. Namun demikian, capaian tersebut belum sepenuhnya menggambarkan kondisi riil di masing-masing lokasi investasi, mengingat masih terdapat faktor-faktor lain yang perlu dikaji lebih mendalam di setiap Kabupaten Kota,” tuturnya.

Oleh karena itu, lanjut Bambang, analisis lebih lanjut perlu dilakukan untuk memahami potensi dan tantangan yang dihadapi oleh masing-masing wilayah dalam mencapai target investasi.

la juga mengungkapkan, perkembangan Investasi dari tahun 2021-2024 terdapat peningkatan yang signifikan pada tahun 2022 dan 2023, hanya saja terjadi sedikit penurunan pada tahun 2024.

Untuk tahun 2021 nilai realisasi investasi sebesar Rp 43,83 triliun, kemudian tahun 2022 sebesar Rp 67,81 triliun. Terjadi kenaikan sebesar 54,7 persen. Tahun 2023 sebesar Rp 80,87 triliun, mengalami kenaikan sebesar 19,2 persen.

Sedangkan tahun 2024 sebesar Rp 75,02 triliun mengalami penurunan 7,24 persen.

Bambang menyebutkan, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) dan Halmahera Selatan (Halsel) menjadi kontributor terbesar dalam realisasi investasi yang tumbuh positif selama tiga tahun berturut-turut dari tahun 2021 sampai 2023.

“Realisasi investasi berdasarkan 7 Sektor usaha di 2024 terbesar di sektor utama yaitu Industri logam dasar, energi, dan properti menjadi sektor-sektor dominan. Sedangkan sektor yang berkembang itu industri logam dasar investasi terbesar di Halmahera Selatan (Halsel) dan Halmahera Tengah (Halteng). Energi listrik, gas, dan air mengalami peningkatan investasi yang signifikan juga dengan nilai sebesar Rp.7,51 triliun. Sedangkan dari sektor pertambangan juga meningkat sebesar 86,25 persen. Sedangkan sektor yang mengalami penurunan yaitu, industri kayu terjadi penurunan signifikan pada tahun 2024,” kata Bambang.

Investasi berdasarkan negara, kata dia, investor terbesar berasal dari negara Singapura sebesar Rp 33,15 triliun, diikuti oleh Hongkong dan China, dengan fokus pada sektor pertambangan, sedangkan investasi domestik Indonesia PMDN juga memberikan kontribusi signifikan terutama di sektor energi.
(TIM RED STARBPK.IDMALUT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *