
Tenggamus starsbpknews id
Diduga realisasi dana desa dipekon gedung kecamatan cukuh balak Tanggamus tahun 2023 patut dipertanyakan warga berharap APIP turun kepekon gedung lakukan pemeriksaan
Senin 30 Desember 2024
Realisasi dana desa tahun 2023 untuk pembelian bibit palla dipekon gedung kecamatan cukuh balak kabupaten Tanggamus yang menelan anggaran yang sangat fantastis sebesar Rp 255,000,000 terindikasi Mark up dan tidak tepat sasaran,
begini kata warga yang tidak mau disebutkan namanya saat memberi keterangan kepada awak media “ya bang memang dipekon gedung tahun 2023 kami warga masarakat pekon gedung mendapatkan pembagian bibit palla dari pekon sebanyak 30 bibit perkepala keluarga,
Banyaknya kepala keluarga dipekon gedung sebanyak 180 kepala keluarga, hitung banyaknya saja bang hitung 200 kepala keluarga,kalau dihitung sekitar 6000 bibit,tapi saya menanyakan kemarin kepada aparatur pekon memang mereka mengajukan pembelian bibit pala sebesar 8000 batang bibit pala ucap warga.
,untuk harga pembelian bibit pala disini berkisar harga 5 ribu sampai enam ribu rupiah tapi kalau membeli banyak itu kurang dari lima ribu rupiah dan juga untuk pembelian bibit pala kurang pas aja karena untuk infrastruktur jalan gang didusun dusun pekon gedung masih banyak yang belum dibangun tapi knapa dibelikan bibit pala.
mau nunggu berbuahnya saja lama sekali bagaimana bisa meningkatkan ketahanan pangan ucap warga ,warga berharap dibangunkan apa yang dibutuhkan untuk kebutuhan masarakat yang sipatnya membangun contoh seperti bumdes (badan usaha milik desa ) ucap warga saat memberi keterangan kepada awak media
Masih ditempat yang sama warga juga menerangkan”ya bang tahun kemarin saya dan warga lainya juga mengajukan untuk pembentukan Bumdes sudah dua kali mengadakan pertemuan dan semenjak itu tidak ada kabarnya lagi dan kami tidak pernah dipanggil lagi untuk musawarah desa ucap warga
Dari data yang dihimpun awak media pekon gedung kecamatan cukuh balak menganggarkan pembelian bibit pala sebanyak 17,000 batang bibit pala yang perbatang bibitnya dibeli dengan harga Rp 15,000 rupiah total keseluruhan pembelanjaan pembelian bibit palla sebesar RP 255,000,000 rupiah ,realisasi pembayaran eventorial desa satu paket sebesar RP 30,000,000,realisasi pembayaran koran 18 paket sebesar Rp 21,000,000 Dengan harga pembayaran perkoranya sebesar Rp 1,200,000,realisasi pembelian handfone untuk kegiatan sdgs sebesar 6,000,000 ,realisasi pengadaan sarana prasarana balai pekon 99,415,000 yang beberapa itemnya antara lain laptop satu buah dengan harga Rp 11,000,000,pemasangan baja ringan Rp 71,000,000,pembelian asbak 4 buah dengan harga perbuahnya sebesar enam ratus ribu rupiah total harga pembelian sebesar Rp 2,400,000,pembelian prasasti nama 9 buah dengan harga perbuahnya Rp,800,000 dengan total harga pembelian Rp 7,200,000,pemeliharaan jalan usaha tani Rp 9,000,000,seragam olahraga pemuda 15 stel dengan harga perstelnya Rp 500,000 total pembayaran Rp 7,500,000,pengadaan laptop aset desa Rp 5,200,000
Dari keterangan warga dan data yang dihimpun melalui pengumpulan data dan observasi dilapangan awak media mewakili masarakat pekon gedung mengharapkan pihak terkait seperti APIP (aparat pengawasan intern pemerintah) untuk turun dilapangan menindak lanjuti terkait pembelian bibit pala yang menelan anggaran yang sangat fantastis yang diduga kuat terindikasi Mark up serta realisasi anggaran lainya juga masarakat berharap agar dilakukan pemeriksaan agar terciptanya transpransi bagi warga masarakat pekon gedung kecamatan cukuh balak kabupaten Tanggamus
Diwaktu yang berbeda awak media mencoba menghubungi kepala pekon gedung melalu telfon wats ap untuk meminta keterangan terkait pembelian bibit pala dan realisasi anggaran lainya untuk berimbangnya suatu berita tapi sangat disayangkan sampai berita ini ditayangkan kepala pekon gedung cukuh balak kabupaten Tanggamus masih belum bisa dihubungi(wan)
( BPK )



